Categories: MINAHASA UTARA

RAPAT EVALUASI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN KEMA

Minahasa Utara bharindo.co.id – Rapat Evaluasi Penurunan Stunting di kecamatan kema kabupaten minahasa utara melibatkan Kecamatan kema , Kepala puskesmas,PLKB ,dan seluruh Hukum Tua serta perangkat Desa.
Rapat tersebut laksanakan untuk membahas langkah langkah yang cepat dan tepat agar supaya angka stunting di Kecamatan Kema bisa mengalami penurunan.

Gabrella Londa PLKB Kecamatan Kema mengugkapkan untuk mempercepat penurunan angka stunting ,ada program prioritas dari kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga. /BKKBN yaitu Program Genting ( Gerakan Orang Tua Asuh Cegah stunting) adalah sebuah program yang telah dan sementara di jalankan sebagai langkah nyata penurunan stunting .Melalui pemberian Nutrisi( makanan pendamping Nutrisi) dan edukasi langsung kepada keluarga beresiko stunting.Program ini melibatkan bantuan perorangan/individu juga pihak swasta sebagai orang tua asuh yang membantu balita,ibu hamil ,dan ibu menyusui. pungkasnya

Program ini telah berjalan di kecamatan kema sejak tahun lalu dan akan tetap di lanjutkan pada tahun ini dengan harapan mempercepat penurunan angka stunting.dannsidah ada beberapa orang tua asuh di kecamatan kema ini yang telah memberikan bantuan Nutrisi berupa beras,telur,dan susu.tambahnya

Selain itu kepala Puskesmas kema Dr.Lucky Tumatar menambahkan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak – anak yang di sebabkan oleh kekurangan gizi kronis,dan dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.Kekuranga gizi ini butuh perhatian dari semua sektor.Dan di harapkan dapat mengoptimalkan apa yang bisa di lakukan demi menekan angka stunting di kecamatan kema ,ujarnya

Camat kema Daniel Kumenaung menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi masalah stunting .
“Program ini sejalan dengan program pemerintah kabupaten minahasa Utara untuk mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat.”ujarnya

Dengan kerjasama dan komitmen bersama, diharapkan angka stunting di kecamatan kema dapat di tekan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan dapat meningkat.

(Eds***)

adminbharindo

Recent Posts

Islah Kedua Gagal! Wakil Bupati Absen, Aliansi Laskar Jenggolo Datangi DPRD Sidoarjo Tagih Janji Perdamaian

Sidoarjo bharindo.co.id – Upaya islah atau rekonsiliasi antara Bupati Sidoarjo dan Wakil Bupati Sidoarjo kembali…

1 hari ago

Polres Wonosobo Resmikan Dua Jembatan Merah Putih Presisi untuk Dukung Akses Masyarakat

Wonosobo bharindo.co.id – Polres Wonosobo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek,…

1 hari ago

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Bazar Sembako Murah Jelang Lebaran, Bantu Masyarakat Tekan Inflasi Harga Kebutuhan Pokok

Wonosobo bharindo.co.id — Kodim 0707/Wonosobo menggelar bazar sembako murah sebagai upaya membantu pemerintah menekan lonjakan…

1 hari ago

Wujud Kepedulian, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Jombang Berikan Taliasih Kepada Petugas Pospam

Jombang bharindo.co.id - Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR bersama Ketua Bhayangkari Cabang…

1 hari ago

Polres Bogor Hadirkan Pos Terpadu Tematik di Gadog untuk Layani Pemudik Lebaran 2026

Bogor bharindo.co.id – Polres Bogor menyiapkan pos terpadu dengan konsep tematik dan unik di kawasan…

1 hari ago

Kapolri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Pastikan Inovasi Pengurai Antrean Siap Diterapkan

Banten bharindo.co.id – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran…

1 hari ago