Categories: KULON PROGO

Ratusan Pelajar Kulon Progo Deklarasikan Anti Judi Online dan Radikalisme

bharindo.co.id KULON PROGO,— Sebanyak 330 pelajar bersama pemangku kepentingan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengikuti talkshow dan Deklarasi Pelajar Kulon Progo Anti Judi Online dan Radikalisme. Kegiatan tersebut digelar di Aula Adikarta, Kompleks Kantor Bupati Kulon Progo, sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif di era digital.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md., sejumlah pejabat daerah, serta Kasatgaswil DIY Densus 88 Antiteror Polri AKBP Johanes Budi Moses Harahap, S.I.K.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo menegaskan pentingnya peran pendidik dan orang tua dalam mengawasi aktivitas pelajar, khususnya dalam penggunaan media sosial. Menurutnya, pengawasan dan pembinaan karakter menjadi kunci agar generasi muda tidak terjerumus pada paham radikalisme maupun praktik judi online.

“Guru dan orang tua harus berperan aktif mengawasi anak-anak dalam bermedia sosial. Bekali mereka dengan ilmu dan akhlak yang baik agar tumbuh menjadi pemuda yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, AKBP Johanes Budi Moses Harahap menjelaskan bahwa Densus 88 Antiteror Polri menjalankan strategi komprehensif dalam penanggulangan terorisme, mulai dari penegakan hukum, deradikalisasi, hingga pencegahan.

“Penurunan jumlah penangkapan teroris pada periode 2021–2025 tidak lepas dari keberhasilan upaya pencegahan dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang Bank BPD DIY Kabupaten Kulon Progo, Nur Afan Dwi Saputro, S.E., M.M., menyoroti ancaman judi online dan radikalisme yang kerap menyasar generasi muda melalui kerentanan psikologis serta rendahnya literasi digital.

“Judi online dan radikalisme masuk melalui ruang digital. Karena itu, hentikan seluruh aktivitas judi online dan segala bentuk komunikasi dengan pihak ilegal,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelajar terhadap bahaya judi online dan radikalisme semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara Satgaswil DIY, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme di wilayah Kulon Progo. (***)

adminbharindo

Share
Published by
adminbharindo

Recent Posts

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

2 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

2 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

2 hari ago

Diguncang Rintangan, Turnamen Inomasa Cup I U-17 Tetap Meledak! Sosok “Guru Onho” Jadi Motor di Balik Kesuksesan

bharindo.co.id Gorontalo,- Siapa sangka turnamen sepak bola usia muda di lapangan Iloheluma, Desa Tilote, Kecamatan…

2 hari ago

SPPG Sidowareg, Telur Setengah Matang Jadi Menu Hari Jum’at.

bharindo.co.id Jombang,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program menu makan bergizi gratis (MBG) merupakan langkah…

2 hari ago

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

bharindo.co.id Jombang,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengikuti kegiatan Zoom Metting Launching…

2 hari ago