Categories: MAMASA

Sambutan Meriah Warnai Kunjungan Kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat di Kabupaten Mamasa

bharindo.co.id Mamasa,- Rabu 11 Februari 2026 — Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Barat, Bapak Sukarman Sumarinton, S.H., M.H., di Kabupaten Mamasa berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya lokal.

Kedatangan Kajati disambut langsung oleh Bupati Mamasa dan Wakil Bupati Mamasa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Ketua Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Mamasa, para kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, serta pimpinan lembaga swadaya masyarakat.
Turut hadir perwakilan dari:
LPKPK (Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan)
LPRI (Lembaga Pemantau Reformasi Indonesia)
LI BAPAN (Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara)
Semarak Budaya Penyambutan

Penyambutan diawali dengan tarian tradisional dari berbagai sanggar seni, antara lain Sanggar Seni Sadar Wisata Desa Balla Satanetean Kecamatan Balla, Sanggar Seni Tusan Desa Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa, serta Sanggar Seni Bukit Indah Damaa’-Damaa’ Kelurahan Mamasa. Kolaborasi seni budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Bumi Kondosapata dan memperlihatkan semangat persatuan masyarakat Mamasa.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat ke Mamasa dan menjadi suatu kehormatan sekaligus keberuntungan bagi daerah.
Menurut Bupati, kehadiran Kajati diharapkan dapat ikut memperkenalkan Mamasa sebagai daerah yang aman, sejuk, dan layak menjadi destinasi pariwisata nasional.

“Kunjungan ini bagi kami adalah keberuntungan. Semoga menjadi bagian dari upaya mempromosikan Mamasa sebagai daerah yang aman dan nyaman, serta memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata nasional,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa situasi Kabupaten Mamasa hingga saat ini tetap kondusif. Soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci stabilitas keamanan di daerah.

Bupati mengenang momentum 3 September lalu, ketika di sejumlah daerah terjadi aksi demonstrasi. Di Mamasa, masyarakat bersama para aktivis memilih aksi damai dengan menyalakan lilin sebagai simbol persatuan.

“Awalnya direncanakan seribu lilin, namun yang menyala justru sekitar empat ribu lilin. Itu menjadi simbol komitmen masyarakat Mamasa menjaga kedamaian. Sampai saat ini Mamasa tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Bupati juga berharap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dapat terus memberikan pendampingan hukum kepada pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan kelurahan guna menciptakan kepastian hukum dalam setiap program pembangunan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Sukarman Sumarinton, menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas sambutan yang begitu meriah. Ia menilai sambutan tersebut mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan masyarakat Mamasa.

“Kalau dalam bahasa Jawa, mas itu berarti kakak yang menjaga adik-adiknya dan membahagiakan orang tuanya. Artinya kita harus saling menjaga dan bekerja bersama membangun daerah ini,” ujarnya.

Kajati menegaskan bahwa pendekatan pencegahan lebih diutamakan dibandingkan penindakan. Pendampingan hukum sejak awal dinilai penting agar setiap program berjalan sesuai aturan.

“Lebih enak pencegahan daripada penindakan. Prinsipnya, sekecil apa pun niat baik untuk Mamasa harus kita dukung dan kita kawal agar berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Kejaksaan untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik.

“Dengan kehadiran dan komunikasi terbuka, kita bisa mengetahui apa yang sudah dan belum dilakukan. Jika ada kekurangan, kita hadapi bersama. Yang penting adalah sinergi demi kemajuan Mamasa,” tutup Kajati. (hws***)

adminbharindo

Recent Posts

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

1 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

2 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

2 hari ago

Diguncang Rintangan, Turnamen Inomasa Cup I U-17 Tetap Meledak! Sosok “Guru Onho” Jadi Motor di Balik Kesuksesan

bharindo.co.id Gorontalo,- Siapa sangka turnamen sepak bola usia muda di lapangan Iloheluma, Desa Tilote, Kecamatan…

2 hari ago

SPPG Sidowareg, Telur Setengah Matang Jadi Menu Hari Jum’at.

bharindo.co.id Jombang,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program menu makan bergizi gratis (MBG) merupakan langkah…

2 hari ago

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

bharindo.co.id Jombang,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengikuti kegiatan Zoom Metting Launching…

2 hari ago