bharindo.co.id Tapanuli Selatan,- Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menjalankan tugas kemanusiaan dengan mengantar anak-anak dari Desa Groga, Aek Godang, dan Aek Ngadol menuju sekolah mereka di wilayah Batang Toru setiap pagi menggunakan kendaraan taktis Brimob. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan bagi pelajar di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
Di tengah kondisi jalan yang rusak berat, berlumpur, serta dipenuhi bebatuan dan material longsor, kehadiran Brimob menjadi satu-satunya sarana transportasi yang aman bagi anak-anak sekolah. Setiap pagi, para pelajar terlihat menunggu di pinggir jalan dengan harapan armada Brimob datang menjemput mereka agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda-tenda kelas yang telah disiapkan.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., mengatakan bahwa pengamanan dan dukungan terhadap pendidikan masyarakat merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan Brimob di wilayah bencana.
“Sejak pertama kali terjadi banjir bandang dan longsor, kami menugaskan personel Brimob secara khusus untuk membantu antar-jemput anak-anak sekolah setiap hari. Ini bukan hanya soal transportasi, tetapi memastikan masa depan anak-anak ini tidak terhenti meski mereka sedang dilanda musibah. Kami ingin mereka tetap aman, tetap sekolah, dan tetap bersemangat,” ujar Rantau Isnur Eka, dilansir dari laman media24jam, Jumat (12/12).
Selain membantu mobilitas pelajar, Satbrimob Polda Sumut juga melaksanakan patroli malam di sekitar posko pengungsian guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga terdampak. Kegiatan tersebut dilakukan seiring dengan operasi rutin penanganan bencana yang terus berjalan hingga kondisi wilayah benar-benar pulih.
Dansat Brimob menegaskan, Brimob Polda Sumut akan terus berada di lokasi bencana selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.
“Kami hadir untuk membantu, melindungi, dan memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan dukungan terbaik. Brimob adalah sahabat masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” katanya.
Di tengah keterbatasan dan kerusakan pascabencana, semangat belajar anak-anak Batang Toru tetap terjaga berkat kepedulian dan kehadiran Satbrimob Polda Sumut. Kehadiran aparat di tengah masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa sinergi mampu menjaga harapan tetap hidup di masa sulit. (alis***)