bharindo.co.id Denpasar,- Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Bali bersama sejumlah instansi terkait kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di wilayah Denpasar, Jumat (12/12). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat.
Sidak tersebut melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Perum Bulog Kantor Wilayah Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali, serta Dinas Perizinan Provinsi Bali. Tim gabungan menyasar Toko Sinar di Pasar Kreneng, Toko 15 di Pasar Nyanglan, Panjer, serta ritel modern Tiara Dewata Supermarket.
Dilansir dari laman baliberkabar, dalam kegiatan tersebut Satgas Pangan melakukan peninjauan langsung terhadap stok dan harga komoditas utama beras. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan tidak terjadi pelanggaran harga maupun praktik penimbunan yang merugikan konsumen.
Berdasarkan hasil pengecekan di tiga lokasi tersebut, tim tidak menemukan adanya harga beras yang melebihi ketentuan. Seluruh harga masih berada dalam kisaran normal dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Pada kesempatan itu, tim gabungan juga mengingatkan para pemilik toko di pasar tradisional Kreneng dan Nyanglan, serta manajemen ritel modern Tiara Dewata, agar tetap menjaga mutu beras yang dijual dan mematuhi ketentuan harga yang berlaku.
Kegiatan sidak ini merupakan bentuk komitmen Polda Bali bersama instansi terkait dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.
Melalui pengawasan rutin tersebut, diharapkan distribusi beras di Bali dapat berjalan lancar, harga tetap stabil, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (igds***)
