Categories: KEDIRI

Semangat Iduladha dari Kampung Kota: Gotong Royong Warga Warnai Penyembelihan Kurban di Masjid Al-Arofah Kediri

KEDIRI, bharindo.co.id — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Arofah, Jalan Raung 100, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Sejak pagi hari, puluhan warga, jamaah, dan panitia tampak bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan sapi kurban. Suasana penuh kekeluargaan terlihat di area masjid, mulai dari proses penanganan hewan, pemotongan, hingga pengemasan daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Kurban Masjid Al-Arofah, Pak Maki Ali, menyampaikan bahwa kegiatan kurban tahun ini menjadi wujud nyata kebersamaan warga dalam menjalankan ibadah sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban berjalan lancar berkat kerja sama seluruh panitia, jamaah, dan warga sekitar. Semangat gotong royong ini yang terus kami jaga setiap tahun,” ujarnya.

Pelaksanaan teknis penyembelihan hewan kurban dipimpin langsung oleh Supardi selaku penanggung jawab pelaksana kurban. Sementara pengawasan kegiatan dilakukan oleh Bapak Nyatno guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam, mulai dari penyembelihan hingga distribusi daging kepada penerima manfaat.

Tahun ini, sejumlah sapi kurban disembelih berasal dari kelompok pekurban warga dan jamaah Masjid Al-Arofah. Salah satu kelompok pekurban terdiri atas tujuh orang, yakni P. Badrus, P. Muhammad Tamyiz, Ashraf Ubay Al Rashid, P. Lumadi, P. Abdul Ghopur, P. H. Mashuri, dan B. Hj. Mariyah. Kelompok lainnya juga diisi para jamaah dan tokoh masyarakat setempat yang secara bersama-sama berpartisipasi dalam ibadah kurban.

Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh proses berlangsung tertib dan penuh kehati-hatian. Warga dari berbagai kalangan ikut terlibat membantu proses pemotongan daging, penimbangan, hingga pembagian kupon distribusi kepada masyarakat.

Bagi warga Bandar Kidul, pelaksanaan kurban di Masjid Al-Arofah bukan sekadar agenda tahunan keagamaan. Tradisi tersebut telah menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga di tengah kehidupan perkotaan yang semakin dinamis.

Kegiatan kurban juga menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di lingkungan masyarakat Kota Kediri. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, semangat berbagi melalui kurban dinilai mampu menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan yang nyata.

Dengan semangat Iduladha, panitia berharap nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga tradisi kebersamaan di lingkungan sekitar. (yds***)

adminbharindo

Recent Posts

BUPATI WONOSOBO SHOLAT IDUL ADHA BERSAMA WARGA KEPIL, SERAHKAN SAPI BANTUAN PRESIDEN RI SEBERAT 1,1 TON

WONOSOBO, bharindo.co.id – Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag., melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah…

6 jam ago

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan di Tengah Kesibukan Kegiatan Teritorial

Wonosobo, bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo tetap menjaga konsistensi pembinaan prajurit dengan sukses menyelenggarakan Latihan Menembak…

6 jam ago

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pengampon Turut Panen Jagung Bersama Petani

Jombang, bharindo.co.id - Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan…

6 jam ago

374 Personel Gabungan Disiagakan, Polres Bitung Kunci Keamanan Takbiran dan Sholat Idul Adha 1447 H

Bitung, bharindo.co.id — Polres Bitung mengerahkan 374 personel gabungan untuk memastikan malam takbiran dan pelaksanaan…

1 hari ago

Diduga Dikuasai Kepala Desa, Pengelolaan BUMDes Karya Makmur Duwet Disorot: Laporan Tahunan Tak Transparan, Aset LPG Diduga Hilang Puluhan Unit

KEDIRI, bharindo.co.id — Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Makmur Desa Duwet, Kecamatan Wates,…

1 hari ago

Perubahan Zona Inti TNWK Disorot Keras, Masyarakat Adat: Jangan Ada “Permainan Sunyi” Berkedok Konservasi

Lampung Timur, bharindo.co.id — Polemik perubahan tata kelola kawasan di Taman Nasional Way Kambas semakin…

1 hari ago