Categories: POLRES TULUNGAGUNG

Sikap Edukasi Dengan Menjenguk Korban Laka dari KORPS LANTAS, Sudah Terbukti Kinerja Yang Sangat Baik

Bharindo Tulungagung,- Dalam kecelakaan laka yg viral tanggal 18 Mei 2025, oleh pihak pelajar yg mengemudi tanpa helm dan SIM berboncengan. Dalam hal ini setelah melakukan konfirmasi dengan Kanit Patroli Polres Tulungagung IPDA Suwarno menjelaskan pada awak media Bharindo Tulungagung, pihak lantas sudah melakukan UU LLAJ No 22 tahun 2009 pasal 281, setiap pengendara yg tanpa dilengkapi SIM dan pakai Helm harus ditilang terhadap pelanggaran tersebut ,dari hasil investigasi awak media  bharindo tulungagung tindakan tersebut sudah sesuai SOP.

Hasil investigasi awak media, bahwa dalam perihal tersebut telah terjadi 2 tahapan kronologi, yang mengakibatkan terjadinya laka tersebut, yang pertama adanya unsur kesengajaan dan kasat mata pelajar SMP tersebut mengendarai sepeda motor tepat diperempatan tamanan, secara langsung diketahui petugas lantas yang jaga, tanpa memakai helm berboncengan,sudah betul dibuntuti untuk dibeerhentikan atau ditilang, akan tetapi pelajar tersebut tancap gas,menghindar dari teguran petugas tersebut, setelah dibuntuti sampai desa tanjungsari,pelajar tersebut kurang konsentrasi menabrak pengendara sepeda montor yang lain.

Pagi hari Senin jam 9 ,pihak lantas yaitu AIPDA Suwarno dan rombongan menjenguk korban laka,di RSUD Dr.Iskak Tulungagung. Ini sebagai wujud dari rasa tanggung jawab yg tinggi dan SIKAP EDUKASI dari institusi Kepolisian terhadap personilnya,LUAR BIASA patut diapresiasi dan ini langkah maju dari pihak kepolisian.

“Kedepan ada sosialisasi kepada pihak institusi pendidikan sesuai UU LLAJ No.22 tahun 2009,tahun 281 anak didik tidak boleh membawa sepeda motor tanpa dilengkapi dengan SIM karena masih dibawah umur,dan menekankan pihak sekolah untuk memberitahu kepada walimurid,untuk bertindak bijak anaknya jangan boleh bersepeda motor tanpa SIM” ucar kabiro media Bharindo Tulungagung,

Kabiro Tulungagung Media Bharindo sangat menekankan untuk keseimbangan,dikhawatirkan pelajar dibawah umur sampai menabrak orang sampai meninggal dunia,ini yg menjadi titik perhatian semua baik,baik POLRES Tulungagung, Dinas Pendidikan dan kepalah sekolah di kabupaten Tulungagung,para orang tua dan masyarakat, untuk berpikir lebih bijak dan kedepan menjadi tugas bersama. ( Bgs***)

adminbharindo

Recent Posts

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

2 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

2 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

2 hari ago

Diguncang Rintangan, Turnamen Inomasa Cup I U-17 Tetap Meledak! Sosok “Guru Onho” Jadi Motor di Balik Kesuksesan

bharindo.co.id Gorontalo,- Siapa sangka turnamen sepak bola usia muda di lapangan Iloheluma, Desa Tilote, Kecamatan…

2 hari ago

SPPG Sidowareg, Telur Setengah Matang Jadi Menu Hari Jum’at.

bharindo.co.id Jombang,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program menu makan bergizi gratis (MBG) merupakan langkah…

2 hari ago

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

bharindo.co.id Jombang,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengikuti kegiatan Zoom Metting Launching…

2 hari ago