Jakarta, bharindo.co.id — Fenomena berbagi berlebihan atau oversharing di media sosial kini menjadi perhatian serius. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan platform digital demi menjaga keamanan dan kenyamanan diri.
Di era keterbukaan informasi, banyak pengguna tanpa sadar membagikan data pribadi seperti alamat rumah, nomor telepon, lokasi terkini, hingga aktivitas harian. Padahal, kebiasaan ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan.
Pakar keamanan digital menekankan bahwa kesadaran dalam bermedia sosial merupakan langkah awal perlindungan diri di dunia maya.
“Jangan sembarangan membagikan informasi pribadi. Data sekecil apa pun bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah,” menjadi pesan utama dalam kampanye literasi digital.
Beberapa risiko yang dapat timbul akibat oversharing antara lain penipuan online, pencurian identitas, peretasan akun, hingga ancaman terhadap keselamatan pribadi.
Untuk itu, masyarakat diimbau menerapkan prinsip bijak bermedia sosial, di antaranya:
Kesadaran ini penting untuk membangun lingkungan digital yang aman dan sehat, terutama di tengah meningkatnya penggunaan media sosial di berbagai kalangan.
Dengan lebih berhati-hati dan bijak, setiap individu dapat melindungi diri dari potensi ancaman di dunia maya. (***)
MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…
MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…
SULAWESI BARAT, bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…
PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…
Sulawesi Barat, bharindo.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…
MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…