Categories: ROKAN HILIR

Tak Ada Solusi dari PT Pertamina Hulu Rokan, Warga Rokan Hilir Lanjutkan Blokir Truk Penyebab Jalan Lintas Sumatera Berlumpur Licin

BHARINDO, ROHIL – Warga Kepenghuluan Bangko Bakti, Kabupaten Rokan Hilir melanjutkan aksi pemblokiran kendaraan operasional PT Pertamina Hulu Rokan dan mitra kerjanya. Sikap tersebut menyusul deadlock-nya pertemuan antara perwakilan PT. PHR dengan warga pada Jumat (7/2/2025) kemarin.

Menurut seorang warga bernama Syafrizal, pihak PT.PHR tidak memberikan keputusan apapun terhadap tuntutan warga yang mendesak jaminan pembersihan badan jalan lintas Sumatera yang kerap berlumpur akibat tanah tercecer dari truk perusahaan.

“Pertamina tidak ada kasih keputusan. Jadi penyetopan (kendaraan) berlanjut sampai ada keputusan pasti dari Pertamina,” kata salah satu Syafrizal.

Menurutnya, warga mengizinkan kendaraan truk dan operasional perusahaan masuk ke lokasi pembuatan sumur minyak. Tapi, kendaraan tersebut tak boleh keluar dari lokasi proyek. “Karena kalau truk itu keluar, pasti bawa tanah dan lumpur lagi,” tegasnya.

Datuk Penghulu (kepala desa) Bangko Bakti, Rudi Hartono juga membenarkan pertemuan warga dengan PT.PHR tidak menghasilkan keputusan.

“Tidak ada keputusan,” kata Rudi.

Picu Kecelakaan Lalu Lintas

Sebelumnya diwartakan, jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir kini seakan menjadi arena tarung maut. Kondisi sebagian ruas jalan dipenuhi lumpur dari tanah tercecer yang diangkut truk untuk kebutuhan operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), operator pengelola Blok Migas Rokan.

Lumpur yang menempel di aspal menyebabkan kondisi jalanan menjadi licin. Kecelakaan lalu lintas berulang kali terjadi. Truk bahkan terbalik di tengah jalan, bus antar lintas provinsi terlempar ke tepian jalan hingga mengangkangi parit di tepian jalan. Pengguna sepeda motor tergelincir jatuh menyebabkan warga setempat luka-luka.

Keadaan ini sebenarnya sudah lama terjadi. Tanah yang tercecer dari truk lamban dibersihkan. Ketika hujan turun, tanah menjadi lumpur licin dan aspal pun menguning.

Tak tahan dengan kondisi jalan yang memicu maut, warga Desa Bangko Bakti, beramai-ramai protes. Mereka membentangkan spanduk dan menghentikan truk yang keluar masuk dari area kerja PT. PHR pada Kamis (6/1/2025) lalu.

“Kami Masyarakat Bangko Bakti Menuntut PT. PHR dan Mitranya. Kembalikan Jalan dan Lingkungan Kami yang Aman, Nyaman dan Bersih,” demikian bunyi narasi salah satu spanduk yang dibentang warga.

Di titik lain, ada lagi spanduk bertuliskan “Hentikan Segera Operasional PT. PHR Beserta Mitranya yang Merusak Lingkungan Bangko Bakti,”. 2 Tahun Lebih PT. PHR Beserta Mitranya Memberikan Makan Masyarakat Bangko Bakti dengan Lumpur dan Debu”.
(sakti)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

3 jam ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

3 jam ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

3 jam ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

3 jam ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

3 jam ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

3 jam ago