Categories: ACEH

Tambak Terendam, Sawah Rusak: Ujian Ketahanan Pangan Aceh

bharindo.co.id Aceh,- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan sekadar bencana alam, tetapi juga ujian serius bagi ketahanan pangan nasional. Ribuan hektare tambak dan lahan pertanian terdampak, mengancam mata pencaharian warga sekaligus pasokan pangan. Kondisi ini mendorong pemerintah pusat turun langsung ke lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau lokasi terdampak banjir di Aceh, Jumat (9/1/2026), bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perdagangan Budi Santoso. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pangan, khususnya tambak perikanan budi daya dan lahan pertanian yang rusak akibat bencana.

“Pemulihan sektor pangan menjadi prioritas, termasuk revitalisasi sawah terdampak bencana melalui perbaikan irigasi dan pembersihan endapan lumpur,” ujar Zulkifli Hasan.

Data lapangan menunjukkan skala kerusakan yang tidak kecil. Lebih dari 30.000 hektare tambak udang dan bandeng terdampak banjir, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Di sejumlah lokasi, tanggul jebol, kolam rusak, dan siklus budi daya terhenti total.

Pemerintah mendorong pemulihan fisik tambak melalui perbaikan infrastruktur dasar agar aktivitas budi daya perikanan dapat segera berjalan kembali. Langkah ini dinilai krusial mengingat sektor perikanan menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga di pesisir Aceh.

Selain tambak, perhatian juga diarahkan pada sawah yang terendam banjir. Endapan lumpur dan rusaknya jaringan irigasi membuat lahan pertanian kehilangan produktivitas. Revitalisasi irigasi dan pembersihan lahan menjadi syarat utama agar petani dapat kembali menanam.

Di luar persoalan produksi, pemerintah juga menyiapkan langkah pengaman sosial. Menko Pangan menyatakan pemerintah akan memperjuangkan penyaluran jaminan hidup bagi warga terdampak banjir agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan. Pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal juga dipercepat.

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, rombongan meninjau rehabilitasi pasar serta posko bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Pemulihan pasar dipandang penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan distribusi barang kebutuhan pokok.

Kementerian Perdagangan, melalui program Kemendag Peduli, turut menyalurkan bantuan senilai Rp450 juta kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh. Bantuan ini diharapkan mampu menopang kebutuhan dasar sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang selama masa pemulihan.

Pemerintah menegaskan pemulihan pascabanjir di Aceh dilakukan secara terpadu lintas sektor. Tantangannya jelas: memastikan pangan tetap tersedia, ekonomi lokal kembali bergerak, dan masyarakat bangkit dari bencana tanpa meninggalkan lubang ketahanan yang lebih besar di masa depan. (dns***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 hari ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 hari ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 hari ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

1 hari ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

1 hari ago