Bharindo Jakarta, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengaku belum puas terhadap penataan ruang digital. Menurutnya, tata kelola ruang digital masih menjadi salah satu tugas utama kementerian yang dipimpinnya.
Penataan ruang digital yang aman dan ramah ini terus dilakukan, dengan berbagai upaya percepatan semenjak Meutya menjabat Menkomdigi. Seperti penutupan akses konten judi online (judol), hingga pemblokiran konten pornografi dan konten negatif lainnya.
“Kalau dibilang puas, tentu belum ya. Pekerjaan rumah masih banyak, dan itu kami akui,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Sabtu (22/3/25).
Menurutnya, untuk penutupan akses judol selama lima bulan ia menjabat Menkomdigi, sebanyak enam juta konten. Hal itu ditegaskan Meutya, sebagai komitmen kuat pemerintah dalam menjaga ekosistem digital yang aman, sehat dan inklusif.
Selain itu, Menkomdigi memastikan, akan semakin memperkuat pengawasan ruang digital dari berbagai konten negatif.
Ia berharap, ruang digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan nilai tambah bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati teknologi konektivitas terbaru. Sekaligus mampu mendorong kemajuan berbagai sektor,” ujarnya. (ils78***)
Jakarta, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan jaringan narkotika terus digencarkan. Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri…
Jawa Barat, bharindo.co.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai…
Jakarta, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala…
Lampung, bharindo.co.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di…
Maluku, bharindo.co.id – Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan…
Papua, bharindo.co.id – Aktivitas di Pasar Sinak, Sabtu (28/3/2026) pagi, berlangsung seperti biasa. Mama-mama Papua…