Maret 28, 2026
image (25)

Sumatera Selatan, bharindo.co.id – Terobosan inovatif dilakukan Ditpolairud Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dengan menghadirkan Ambulans Apung sebagai solusi nyata pelayanan medis darurat bagi masyarakat di wilayah perairan yang sulit dijangkau.

Program ini menjadi jawaban atas tantangan geografis Sumsel yang didominasi wilayah perairan, di mana akses menuju fasilitas kesehatan kerap terkendala jarak dan transportasi. Kehadiran Ambulans Apung kini menjadi harapan baru bagi warga pesisir, khususnya di sepanjang Sungai Musi dan daerah terpencil seperti Desa Upang, Kabupaten Banyuasin.

Ambulans Apung merupakan hasil transformasi Kapal Pol V-1027 Upang yang sebelumnya difungsikan sebagai kapal patroli. Kini, kapal tersebut dimodifikasi menjadi sarana evakuasi medis darurat yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang pasien, tandu darurat, perlengkapan medis dasar, oksigen, hingga sistem komunikasi terintegrasi dengan rumah sakit rujukan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan, inovasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat di wilayah perairan.

“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil juga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan layak. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara,” tegasnya, Rabu (25/3/2026).

Dengan sistem evakuasi terintegrasi, pasien dijemput langsung dari dermaga kemudian dibawa menuju rumah sakit rujukan di Palembang dengan estimasi waktu sekitar satu jam. Sejumlah kasus darurat telah berhasil ditangani, mulai dari persalinan, gangguan kesehatan mendadak, hingga penanganan pasien anak yang membutuhkan perawatan intensif.

Tak hanya itu, Ambulans Apung juga dimanfaatkan untuk misi kemanusiaan lainnya, termasuk evakuasi jenazah dari wilayah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol. Heru Agung Nugroho menyebut, inovasi ini merupakan bagian dari transformasi fungsi kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kemanusiaan.

“Kapal patroli kami optimalkan untuk membantu masyarakat. Ini adalah bentuk nyata transformasi pelayanan Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, inovasi Ambulans Apung merupakan implementasi program Presisi Polri yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ke depan, Polda Sumsel bersama instansi terkait juga tengah menyiapkan pengembangan layanan berupa Klinik Terapung guna menjangkau lebih banyak wilayah perairan.

“Inovasi ini telah memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ungkapnya.

Melalui terobosan ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, mendapatkan perlindungan dan layanan yang optimal. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *