Categories: POLRES GROBOGAN

TEROBOSAN POLRES GROBOGAN! SAFE HOUSE 110 RESMI DILUNCURKAN, WARGA BISA DAPAT PERLINDUNGAN CEPAT HINGGA TINGKAT DESA

GROBOGAN, bharindo.co.id – Komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan menjangkau hingga pelosok desa kembali ditunjukkan Polres Grobogan. Sebuah inovasi pelayanan publik bertajuk Safe House 110 resmi diluncurkan sebagai upaya mempercepat penanganan pengaduan masyarakat sekaligus memberikan perlindungan hukum yang lebih mudah diakses warga.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Kapolres Grobogan, Ike Yulianto, di Lapangan Tribrata Mapolres Grobogan, Senin (15/6/2026), yang turut dihadiri perwakilan kepala desa dari seluruh wilayah Kabupaten Grobogan.

Melalui program Safe House 110, rumah kepala desa ditetapkan sebagai titik aman atau tempat perlindungan sementara bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), konflik sosial, maupun warga yang menghadapi kondisi darurat lainnya.

Kapolres Grobogan menjelaskan, program tersebut merupakan langkah nyata menghadirkan negara di tengah masyarakat hingga ke tingkat desa melalui sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi persoalan hukum maupun situasi darurat. Negara harus hadir, dan kehadiran itu harus bisa dirasakan sampai ke pelosok desa,” tegas AKBP Ike Yulianto.

Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis karena menjadi figur yang dekat, dikenal, dan dipercaya oleh masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan Safe House di rumah kepala desa diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan warga sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Dalam pelaksanaannya, setiap laporan yang masuk melalui layanan darurat 110 di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Grobogan akan langsung diteruskan kepada personel Bhabinkamtibmas untuk ditindaklanjuti secara cepat.

Kapolres menegaskan bahwa respons cepat menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Target kami jelas, setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Dalam kondisi darurat, respons cepat dapat menjadi penentu keselamatan seseorang,” ujarnya.

Untuk mendukung efektivitas program, seluruh Bhabinkamtibmas diwajibkan memberikan respons awal maksimal dalam waktu 30 menit sejak laporan diterima. Jika diperlukan penanganan segera, masyarakat akan diarahkan atau dievakuasi ke Safe House terdekat guna mendapatkan perlindungan dan pendampingan awal.

Selain meluncurkan Safe House 110, Polres Grobogan juga menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor kesehatan masyarakat dengan menyerahkan kit pelacak (tracer) Tuberkulosis (TBC) kepada para Bhabinkamtibmas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan penyebaran TBC di Kabupaten Grobogan yang saat ini tercatat memiliki sekitar 15.000 kasus suspek. Para personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat membantu melakukan pendataan, pemetaan, serta deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit tersebut.

AKBP Ike Yulianto menekankan bahwa keberhasilan program Safe House 110 maupun upaya penanganan TBC tidak dapat dilakukan sendiri oleh kepolisian, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah desa.

“Saya mengajak seluruh anggota dan aparatur desa untuk terus memperkuat sinergi. Mari hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Kapolres Grobogan kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis.

“Mari kita sama-sama bekerja dan bekerja sama memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas AKBP Ike Yulianto.

Peluncuran Safe House 110 menjadi bukti nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui inovasi ini, warga diharapkan memperoleh akses perlindungan dan bantuan yang lebih cepat, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan rasa aman hingga ke tingkat desa. (***)

adminbharindo

Share
Published by
adminbharindo

Recent Posts

Bikin Resah Warga Sambil Acungkan Sajam, Pria Diduga Mabuk Akhirnya Dibekuk Brimob Sulut

MANADO, bharindo.co.id – Aksi seorang pria yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras dan…

13 jam ago

Nyaris Ricuh Meluas! Brimob Papua Barat Daya Bergerak Cepat Hentikan Perkelahian Pemuda di Sorong

SORONG, bharindo.co.id – Aksi cepat dan sigap ditunjukkan personel Satbrimob Polda Papua Barat Daya saat…

13 jam ago

Polda Sulteng Gelar Operasi Gratis dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

PALU, bharindo.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulawesi Tengah menggelar program Bakti…

14 jam ago

SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80, WAKAPOLRI DAN AKPOL ’90 DHIRA BRATA SALURKAN RATUSAN BANTUAN UNTUK WARGA BOGOR

BOGOR, bharindo.co.id – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Keluarga Besar Akademi…

19 jam ago

SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80, WAKAPOLRI DAN AKPOL ’90 DHIRA BRATA SALURKAN RATUSAN BANTUAN UNTUK WARGA BOGOR

BOGOR, bharindo.co.id – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Keluarga Besar Akademi…

19 jam ago

AIR MATA HARU PEDAGANG KOTA TUA! BANSOS HARI BHAYANGKARA KE-80 POLRI JADI PENYEMANGAT RAKYAT KECIL

JAKARTA, bharindo.co.id – Di tengah hiruk pikuk kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Retno tetap setia…

19 jam ago