Wonosobo bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo resmi menutup pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tapah I Tahun Anggaran 2026 di Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara (Irup) Dandim 0707/Wonosobo
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro secara lengkap.Tema yang diusung dalam TMMD Reguler ke-127 kali ini adalah “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Menurut amanat Pangdam, tema tersebut menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.”
Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang,” bunyi amanat yang dibacakan Dandim.
Program TMMD disebut sebagai wujud kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah, serta Polri. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan di daerah, khususnya wilayah pedesaan tertinggal, miskin, terisolasi, perbatasan, kumuh perkotaan, maupun terdampak bencana alam.
Pangdam IV/Diponegoro melalui amanatnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati/Walikota beserta jajaran Forkopimda, Dinas OPD terkait, serta seluruh unsur TNI-Polri, ormas, pemuda, pelajar, dan masyarakat yang terlibat selama satu bulan penuh.”Penghargaan yang tulus kepada segenap unsur yang telah berhasil menyelesaikan seluruh program TMMD baik sasaran fisik maupun non fisik,” tegas amanat tersebut.
Pada TA 2026, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan TMMD Reguler ke-127 di empat lokasi, yaitu Kabupaten Brebes, Kebumen, Kendal, dan Wonogiri. Selain itu, seluruh Kodim jajaran juga melaksanakan TMMD Sengkuyung secara serentak di wilayah masing-masing, termasuk di Wonosobo.Hasil sasaran fisik yang dicapai meliputi pembangunan rabat beton, senderan, talud jalan, plat dacker, pengerjaan bronjong, perbaikan tempat ibadah, dan pos kamling.
Sasaran tambahan sebagai program unggulan Kasad mencakup pembangunan instalasi air (TNI AD Manunggal Air), rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jambanisasi/MCK, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta reboisasi dengan penanaman bibit tanaman keras.
Untuk sasaran non fisik, digelar pelayanan pembuatan akte kelahiran, operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, pembagian kacamata baca, pengobatan gratis, donor darah, masak besar berbagi makanan gratis, kampanye rekrutmen prajurit TNI, serta berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, UU ITE, UU Lalu Lintas, pengolahan limbah, pencegahan stunting, ketahanan pangan, dan budidaya tanaman obat tradisional dengan narasumber dari instansi terkait.
Di akhir amanat, Pangdam berpesan agar seluruh hasil pembangunan dipelihara dan dirawat agar memiliki masa pakai panjang. (bdys***)
Jombang bharindo.co.id - Bukan hanya kuantitas melainkan tetap mewujudkan kesejahteraan petani keberlanjutan dan perlindungan petani…
Jombang bharindo.co.id - Tadarrus Al-Qur’an Siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Jombang pertama digelar di tahun…
Wonosobo bharindo.co.id – Setiap Ramadhan tiba, berbagai macam kegiatan untuk menyemarakkan bulan bulan penuh berkah…
Jakarta bharindo.co.id — Kabar baik bagi para pengendara di ibu kota. Polda Metro Jaya resmi…
DIY bharindo.co.id —Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pengecekan kesiapan…
Jakarta bharindo.co.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menorehkan langkah strategis dalam transformasi institusinya. Pada…