Januari 16, 2026
image - 2026-01-15T150205.305

bharindo.co.id KLATEN,— Kehadiran Polri dalam pembangunan infrastruktur desa mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Peresmian 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disambut rasa syukur dan kebanggaan warga, khususnya di Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Salah satu jembatan yang diresmikan dibangun di atas Sungai Dengkeng dan menjadi akses vital bagi aktivitas warga sehari-hari. Jembatan tersebut dimanfaatkan oleh anak-anak untuk berangkat sekolah serta para petani yang menggarap lahan pertanian di seberang sungai.

Sebelum jembatan baru dibangun, warga harus menggunakan jalur memutar yang cukup jauh atau menyeberangi sungai dengan risiko keselamatan, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut semakin diperparah setelah jembatan lama rusak akibat banjir.

Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajaran Polri atas pembangunan jembatan yang dinilai tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Atas nama masyarakat Desa Cucukan dan Desa Kotesan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri. Pembangunan jembatan ini sangat tepat karena menjadi akses utama bagi anak-anak kami untuk bersekolah,” ujar Heru.

Ia menambahkan bahwa manfaat jembatan tidak hanya dirasakan oleh para pelajar, tetapi juga oleh petani dan warga secara umum.

“Jembatan ini juga menjadi akses bagi petani kami untuk menggarap sawah di seberang sungai. Masyarakat merasa sangat terbantu dan bangga,” katanya.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, mobilitas warga kini menjadi lebih lancar dan aman. Waktu tempuh yang sebelumnya harus memutar jauh dapat dipangkas, sehingga aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat desa berjalan lebih efisien.

Warga berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut di wilayah lain yang masih membutuhkan akses penghubung, terutama di daerah pedesaan dan wilayah rawan bencana.

Apresiasi masyarakat ini menegaskan bahwa Program Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik serta kedekatan Polri dengan masyarakat di tingkat desa. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *