Categories: BANDUNG

10 EKOR SAPI ASET PEMERINTAH DESA SUKAMUKTI DIDUGA TAK JELAS KEBERADAANNYA, TRANSPARANSI PENGELOLAAN DIPERTANYAKAN

KABUPATEN BANDUNG, bharindo.co.id — Keberadaan 10 ekor sapi yang disebut-sebut sebagai aset Pemerintah Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi sorotan. Hingga kini, berdasarkan informasi dan penelusuran awal tim media, keberadaan serta kondisi ternak tersebut belum memperoleh penjelasan yang memadai.

Sepuluh ekor sapi itu disebut merupakan bantuan atau titipan pemerintah yang dipercayakan untuk dikelola oleh kelompok peternakan melalui pihak yang ditunjuk desa. Program tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan peternakan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Namun, tidak adanya informasi yang jelas mengenai lokasi, kondisi, dan pengelolaan ternak memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Sejumlah warga mempertanyakan transparansi pengelolaan 10 ekor sapi tersebut. Mereka berharap Pemerintah Desa Sukamukti terbuka menjelaskan apakah seluruh ternak masih ada, siapa pihak yang bertanggung jawab mengelolanya, serta bagaimana perkembangan program peternakan itu.

Apabila benar ternak tersebut merupakan aset atau bantuan pemerintah yang dipercayakan kepada kelompok peternakan, maka pengelolaannya perlu dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun secara fisik.

Kejelasan data menjadi penting agar program yang semestinya memberikan manfaat bagi masyarakat tidak justru menimbulkan polemik.

Dalam penelusuran yang dilakukan tim media pada Kamis, saat mendatangi kantor Desa Sukamukti, kepala desa disebut tidak berada di tempat karena sedang sakit. Sekretaris desa juga tidak ditemui. Tim media hanya bertemu dengan seorang staf pelayanan perempuan.

Tim kemudian berupaya meminta keterangan melalui komunikasi WhatsApp kepada pihak staf desa. Namun, hingga bahan pemberitaan ini disusun, belum diperoleh penjelasan substantif dan dokumen pendukung mengenai keberadaan 10 ekor sapi tersebut.

Kondisi ini membuat pertanyaan mengenai status, lokasi, dan pertanggungjawaban pengelolaan ternak masih belum terjawab.

Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Bandung dapat melakukan pemeriksaan atau meminta klarifikasi kepada Pemerintah Desa Sukamukti terkait status aset, dokumen penyerahan, pihak pengelola, serta kondisi terkini 10 ekor sapi tersebut.

Apabila diperlukan, koordinasi dengan Inspektorat Provinsi Jawa Barat juga dapat dilakukan sesuai kewenangan dan ketentuan pengawasan yang berlaku.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pengelolaan bantuan telah sesuai dengan peruntukannya. Jika ditemukan ketidaksesuaian atau kerugian, penanganannya harus dilakukan berdasarkan bukti dan mekanisme hukum yang berlaku. (janas***)

adminbharindo

Recent Posts

KAPOLRI DAN MUHAMMADIYAH PERKUAT SINERGI JAGA KAMTIBMAS, NARKOBA HINGGA JUDI ONLINE JADI SOROTAN

JAKARTA, BHARINDO.CO.ID — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa hanya mengandalkan penegakan…

3 hari ago

BARESKRIM POLRI TETAPKAN 265 TERSANGKA KARHUTLA, 23 KORPORASI DIREKOMENDASIKAN CABUT IZIN USAHA

PONTIANAK, bharindo.co.id — Penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus diperkuat.…

3 hari ago

Polisi Sahabat Anak di SD Negeri 2 Pasunggingan, Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Purbalingga, bharindoo.co.id - Unit Kamsel Satlantas Polres Purbalingga menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di…

3 hari ago

MUSRENBANGDES BENDOSARI SEPAKATI RANCANGAN RKP DESA 2027, WUJUDKAN PEMBANGUNAN YANG TRANSPARAN DAN BERPIHAK PADA MASYARAKAT

TULUNGAGUNG, BHARINDO.CO.ID — Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa…

3 hari ago

Rp640 JUTA GANTI RUGI LAHAN MIDDLE RING ROAD MAKASSAR DIPERTANYAKAN, TIGA PEMEGANG AJB DESAK TRANSPARANSI

MAKASSAR, BHARINDO.CO.ID — Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan dan Jembatan Middle Ring Road Kota…

3 hari ago

LSM KPK RI Soroti Konstruksi Koperasi Merah Putih di Tancung, Minta Pengawas Agrenas Turun Lapangan

WAJO, bharindo.co.id – Ketua LSM KPK RI, Hermanto Buroncong, menyoroti pekerjaan pembangunan Koperasi Merah Putih…

3 hari ago