Oktober 23, 2026
image (70)

JAKARTA, Bharindo.co.id — Bukan sekadar menjalankan tugas kepolisian, 140 personel Polri bersiap membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Mereka diberangkatkan menuju Bangui, Afrika Tengah, untuk menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ratusan personel tersebut tergabung dalam Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 Minusca dan akan menjalankan tugas selama satu tahun.

Pelepasan kontingen dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol. Untung Widyatmoko, mengatakan kontingen terdiri dari 114 polisi laki-laki (polki) dan 26 polisi wanita (polwan).

“Kontingen insyaallah akan kami tempatkan di Afrika Tengah atau Central Africa, di Bangui tepatnya, dan nanti akan merotasi dari FPU yang lama, FPU 7,” ujar Untung.

Dalam penugasan tersebut, personel Polri akan bergabung bersama pasukan perdamaian dari berbagai negara.

Mereka akan menjalankan tugas utama berupa perlindungan terhadap warga sipil (protection of civilians) sekaligus membantu menjaga stabilitas keamanan di Bangui.

Untung mengatakan kondisi politik dan keamanan di wilayah tersebut masih menghadapi dinamika yang cukup tinggi sehingga keberadaan pasukan perdamaian menjadi bagian penting dalam mendukung stabilitas.

“Fokusnya tentu saja menjadi tugas utama mereka untuk protection civilian, menjaga stabilitas keamanan politik di Bangui yang saat ini masih belum stabil,” katanya.

Penugasan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui misi internasional PBB.

“Indonesia merupakan salah satu negara kontributor terbesar kelima untuk pasukan perdamaian PBB,” kata Untung.

Sementara itu, Komandan Satgas FPU 8 Minusca Kombes Pol. Alex Frestian Lumban Tobing, mengungkapkan seluruh personel telah menjalani persiapan panjang sebelum diberangkatkan.

Mereka mengikuti latihan praoperasi selama tujuh bulan di Pusat Misi Internasional Polri, Serpong, Tangerang Selatan.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan agar seluruh personel mampu menjalankan tugas dalam lingkungan operasi internasional dengan disiplin, profesionalisme dan kemampuan yang dibutuhkan.

Setelah prosesi pelepasan, sebanyak 14 personel yang tergabung dalam tim advance dijadwalkan berangkat lebih dahulu menuju Bangui pada Sabtu (3/10/2026).

Tim tersebut akan melaksanakan berbagai persiapan awal, termasuk proses serah terima, koordinasi serta komunikasi dengan unsur-unsur yang terlibat dalam misi perdamaian.

Sementara itu, 126 personel lainnya dijadwalkan menyusul sekitar satu pekan kemudian untuk menjalankan proses rotasi penuh dengan FPU 7.

Pergantian kontingen tersebut menjadi bagian dari kesinambungan kontribusi Polri dalam misi perdamaian PBB.

Di balik seragam yang dikenakan, para personel membawa tanggung jawab yang tidak ringan. Mereka tidak hanya menjalankan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga membawa nama Indonesia dalam misi perdamaian internasional.

Kombes Pol. Alex berharap dukungan dan doa masyarakat Indonesia menyertai seluruh personel selama menjalankan tugas di Afrika Tengah.

“Dalam kesempatan ini, kami berharap doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar kami, 140 personel, dapat mewakili Polri melaksanakan penugasan di kancah internasional dan dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara di penugasan internasional,” ucap Alex.

Selama satu tahun ke depan, 140 personel tersebut akan menjalankan amanah di tengah dinamika keamanan Bangui.

Mereka berangkat bukan hanya membawa perlengkapan tugas, tetapi juga membawa semangat pengabdian, profesionalisme dan nama Indonesia untuk ikut menjaga perdamaian dunia. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *