Oktober 6, 2026
Kolase Berita Seremoni Mutasi Polri

JAKARTA, Bharindo.co.id — Polri kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen), sekaligus Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri.

Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam. Mutasi dan penugasan baru tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Dalam Korps Raport tersebut, sebanyak 23 Pati Polri menerima kenaikan pangkat. Mereka terdiri dari tujuh Pati yang naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), serta dua Pati menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi, rotasi, serah terima jabatan, pelantikan, hingga kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang mengalami mutasi. Dari jumlah itu, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Penyegaran organisasi juga menyasar sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri. Pergantian tersebut antara lain mencakup jabatan Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Tidak hanya di tingkat Mabes, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan DIY.

Johnny mengatakan, Kapolri berharap seluruh personel yang memperoleh amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas serta lingkungan kerja masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurutnya, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di lingkungan Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Dengan adanya mutasi, promosi, dan kenaikan pangkat tersebut, Polri menegaskan bahwa dinamika organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme, soliditas internal, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *