Categories: garut

Mengungkap Sindikat Penjualan Hewan Dilindungi Polres Garut Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Bharindo Garut – Polres Garut berhasil mengungkap sindikat penjualan hewan dilindungi dengan mengamankan pelaku utama dan sejumlah barang bukti berharga. Aksi penyelundupan ini terbongkar berkat laporan dari masyarakat yang peduli terhadap kelestarian satwa liar. Senin siang (20/05/2024).

Berdasarkan informasi yang diterima, pada hari Senin tanggal 20 Mei 2024, sekitar pukul 14.30 WIB, tim gabungan dari Unit Pidum Sat Reskrim Polres Garut melakukan operasi penyergapan di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Dalam operasi ini, mereka berhasil menangkap pelaku utama yakni “WM” (42) warga Kec. Bayongbong Kab. Garut, yang diduga sebagai otak dari sindikat penggelapan hewan dilindungi ini.

Kronologis kejadian mengungkapkan bahwa informasi awal diperoleh melalui media sosial Facebook, tentang adanya transaksi ilegal hewan dilindungi. Setelah melalui penyelidikan intensif, tim berhasil menemukan lokasi penjualan di Kampung Cilimus Lebak, Desa Sukarame Kec. Bayongbong Kab. Garut.

Di lokasi tersebut, setelah dilakukan penggeledahan, Tim Sancang berhasil menyita sejumlah hewan langka yang termasuk dalam daftar hewan dilindungi. Di antara lain satu ekor anak Siamang, dua ekor anak Kucing Hutan Sumatra, dua ekor anak Musang ekor putih, dan dua ekor anak burung Kekep Babi.

“WM” , yang merupakan pemilik tempat penjualan tersebut, langsung diamankan bersama barang bukti ke Mapolres Garut untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyatakan, “Kami mengapresiasi laporan dari masyarakat yang telah membantu kami dalam mengungkap sindikat penjualan hewan dilindungi ini. Tindakan ini sejalan dengan komitmen kami untuk melindungi keanekaragaman hayati serta menegakkan hukum bagi pelaku perdagangan hewan ilegal.”

Proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku akan terus dilakukan untuk memastikan keadilan bagi hewan-hewan yang telah menjadi korban perdagangan ilegal ini. Polisi juga akan melengkapi berkas perkara guna memperkuat proses hukum di pengadilan.

“Kegiatan penangkapan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Polres Garut dalam menjaga kelestarian satwa liar dan memberantas perdagangan hewan dilindungi. Semoga langkah ini menjadi pesan bagi para pelaku kejahatan lingkungan untuk tidak lagi melanggar hukum demi keuntungan pribadi.” Tutup Yonky. (Bds***)

adminbharindo

Share
Published by
adminbharindo

Recent Posts

Operasi Lodaya 2026 Mengguncang Garut! Polisi Sikat Pelanggaran di Jantung Kota

bharindo.co.id Garut,— Suasana kawasan Alun-Alun Tarogong mendadak jadi sorotan saat Polres Garut mengintensifkan penegakan hukum…

1 hari ago

“PROYEK SILUMAN?” CV Misterius Garap Drainase di Watulimo — Tanpa Papan, Pengawas Tak Tahu, Narahubung Hilang Kontak

bharindo.co.id Trenggalek,- Pekerjaan pembangunan saluran drainase di tepi jalan provinsi wilayah Kecamatan Watulimo mendadak menjadi…

1 hari ago

Polres Tebing Tinggi Dukung Gerakan ASRI dengan Gotong Royong di Polres dan Polsek Jajaran

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Sebagai wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)…

1 hari ago

Polres Tebing Tinggi Laksanakan Jumat Curhat di Taman Kota

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, SIK diwakili Kasat Narkoba Polres Tebing…

1 hari ago

Kunjungi Desa Panglong, Kapolsek Dolok Merawan Sampaikan Pesan Kamtibmas

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Kapolsek Dolok Merawan Iptu Zuhri Zulkarnaen Lubis dan Wakapolsek Ipda MTP Marpaung…

1 hari ago

Personel Polres dan Polsek Jajaran Tulungagung Gelar Kurve Bersih-Bersih Dukung Gerakan Indonesia Asri

bharindo.co.id Tulungagung,– Personel Polres Tulungagung melaksanakan kegiatan kurve atau kerja bakti bersih-bersih di seputaran Mako…

1 hari ago