Mei 20, 2026
WhatsApp Image 2025-07-17 at 17.23.35

Bharindo, Pemalang Jateng – Beberapa warga Desa Semingkir merasa curiga terkait proyek pembangunan kamar mandi TK [Taman Kanak-kanak].

Pasalnya, sebagian warga merasa tidak dilibatkan dalam musdes [Musyawarah Desa], hingga memuncaklah kecurigaan warga setelah mengetahui pembangunan sedang dilaksanakan.

Kecurigaan warga memuncak setelah mengetahui DD [Dana Desa] dipergunakan untuk pembangunan toilet, mereka menganggap belum ada sisi urgensi nya, dikarenakan sebenarnya toilet sudah ada, tinggal diperbaiki saja.

“Desa itu dari dulu sudah punya kamar mandi, dapur juga ada,” Ungkap Siswoyo, warga Semingkir.

“Kalau Desa bilang tidak punya kamar mandi, buat apa balai Desa semewah itu tidak punya kamar mandi,” tambahnya, kepada Bharindo.

Disisi lain, Imam Purkendi selaku Kepala Desa Semingkir, memberikan keterangan terkait proyek tersebut, kepada awak media. Bahwa benar, pembangunan menggunakan DD tahun anggaran 2025.

“Jadi ini SK nya adalah TK, masuknya wilayah TK. Balai Desa tidak punya toilet,” jawabnya, saat dikonfirmasi dikantor Desa, kamis [17\07\25].

Masih menurut Purkendi, bahwa dia tidak membangun untuk Desa, tapi semata hanya untuk TK. “Jadi saya tidak membangun untuk Desa tapi untuk TK,” imbuh lelaki yang pernah menjabat sebagai perangkat Desa Semingkir.

Untuk dapat diketahui, tertulis pada keterangan di papan informasi mengenai proyek tersebut, sebagai berikut, bidang pelaksanaan pembangunan Desa tahun anggaran 2025.

Kemudian, pekerjaan pembangunan kamar mandi TK, dengan volume 6×3 M, lokasi RT.007 RW.002, Desa Semingkir, sumber dana adalah Dana Desa tahun 2025, dengan jumlah Rp.50 juta.

Sebagai tambahan, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga yang notabene ditunjuk langsung oleh pihak pemerintah Desa Semingkir, keterangan tersebut diperoleh dari Purkendi dan sekretaris Desa, Akil.

[SA.1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *