September 19, 2026
WhatsApp Image 2026-07-27 at 15.09.58

TONTALETE, bharindo.co.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara menggelar kegiatan Rembuk Stunting pada Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Desa Tontalete ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tontalete dan dihadiri berbagai unsur terkait. Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah desa untuk menyepakati rencana aksi konvergen penurunan stunting di Desa Tontalete tahun 2027.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Kema, Kader Kesehatan Desa Tontalete, Bapak Yustus Watuna yang mewakili Camat Kema, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Minahasa Utara Ibu Gladys Sangian, S.T., Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa Kecamatan Kema, serta seluruh perangkat Desa Tontalete.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tontalete menyampaikan bahwa penurunan stunting menjadi prioritas utama pembangunan desa.
“Melalui rembuk ini kita ingin menyamakan persepsi dan menguatkan peran semua pihak. Kader, Puskesmas, dan Pemerintah Desa harus bergerak bersama,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan, Koordinator Kesehatan menyampaikan data balita stunting di Desa Tontalete beserta faktor penyebabnya. Materi kebijakan konvergensi penurunan stunting kemudian disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kema.

Tenaga Ahli P3MD Minut, Ibu Gladys Sangian, S.T., juga memaparkan tentang tata kelola percepatan penurunan stunting sesuai Peraturan Menteri Desa No. 16 Tahun 2025 dan 6 bidang SPM berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2024.

Diskusi interaktif berlangsung antar peserta. Hasil diskusi dirumuskan dalam Berita Acara Komitmen Bersama yang ditandatangani oleh Kepala Desa, Ketua BPD, Kepala Puskesmas, dan unsur terkait lainnya.

Beberapa poin komitmen yang disepakati antara lain:
1. Penguatan peran Posyandu di setiap dusun
2. Optimalisasi pemberian makanan tambahan bagi balita
3. Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan kepada ibu hamil dan ibu balita
4. Perbaikan sanitasi lingkungan desa

Ketua BPD Desa Tontalete menutup kegiatan dengan harapan agar seluruh hasil kesepakatan Rembuk Stunting dapat segera ditindaklanjuti dan dianggarkan dalam RKPDes tahun 2027.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

(Eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *