Categories: KOTA BITUNG

ABK KM El Malika Hilang Dihantam Gelombang! Diduga Ayuda Mati Mesin di Tengah Laut, Operasi SAR Diperluas Hingga Perairan Maluku Utara

MINAHASA UTARA, bharindo.co.id – Tragedi di tengah laut kembali mengguncang dunia nelayan Sulawesi Utara. Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM El Malika, Rahmad Labada (31), dilaporkan hilang setelah diduga terseret gelombang tinggi di perairan Laut Tipure, Provinsi Maluku Utara, sekitar 44 mil laut dari Kota Bitung.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 05.30 WITA, saat korban menjalankan tugas menarik rakit menggunakan ayuda atau perahu penarik. Namun di tengah aktivitas tersebut, mesin ayuda diduga tiba-tiba mati, membuat perahu kecil yang ditumpangi korban kehilangan kendali dan hanyut diterjang arus serta gelombang.

Menurut keterangan pemilik kapal, H. Mochtar Djaelani, dan Nahkoda Renaldy Lakoro, komunikasi visual dengan korban sempat terjalin.

“Kami sempat memberikan kode menggunakan senter dan korban membalas. Namun setelah itu tidak ada lagi respons. Saat dilakukan pencarian, korban bersama ayudanya sudah tidak terlihat di sekitar rakit,” ungkap nahkoda.

Menyadari korban menghilang, nahkoda bersama 19 ABK langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sejak pukul 07.00 WITA. Upaya pencarian juga dibantu kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan tersebut. Namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Laporan kejadian kemudian diteruskan ke Basarnas Bitung dan sejumlah instansi terkait, di antaranya Polsek Kema, Pos TNI AL Kema, Syahbandar, PSDKP, serta Bakamla untuk memperluas operasi pencarian.

Karena lokasi kejadian berada di wilayah perairan Maluku Utara, keluarga korban bersama pihak Basarnas Bitung berharap Basarnas Ternate, unsur Polairud Polda Maluku Utara, TNI AL, pemerintah daerah, serta nelayan setempat ikut melakukan penyisiran di sekitar Laut Tipure hingga wilayah perbatasan.

Permintaan itu dinilai penting mengingat kondisi cuaca di laut masih cukup ekstrem dan berpotensi membawa ayuda korban semakin jauh dari titik awal kejadian.

Berdasarkan data BMKG, tinggi gelombang di perairan Laut Maluku pada 6–7 Agustus 2026 mencapai sekitar 2,1 meter, dengan kecepatan angin 18 knot dan hembusan hingga 33 knot, bergerak dari arah barat laut ke timur.

Analisis sementara di lapangan menyebutkan hilangnya korban diduga dipicu mati mesinnya ayuda yang digunakan saat menarik rakit. Dalam kondisi gelombang tinggi dan arus kuat, perahu kecil tersebut diduga terus hanyut hingga berpotensi mengarah ke perairan Filipina.

Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan proses pencarian serta penyelidikan oleh pihak berwenang masih berlangsung.

Informasi terakhir yang diterima menyebutkan kontak terakhir dengan korban terjadi pada 7 Agustus 2026 pukul 11.20 WITA di posisi 1°53.825 N, 126°21.805 E. Komunikasi darurat terus dilakukan melalui Radio VHF Channel 16 dan jaringan telepon untuk menjangkau kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi.

Korban diketahui bernama Rahmad Labada (31), seorang nelayan asal Desa Kema III, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh Basarnas Bitung bersama KM El Malika dengan koordinasi Basarnas Ternate, Bakamla, Syahbandar, PSDKP, Polsek Kema, dan Pos TNI AL Kema.

Pihak keluarga berharap Rahmad dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, sementara seluruh unsur SAR dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Laut Tipure diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun ayudanya. (eds***)

adminbharindo

Recent Posts

TAK ADA AMPUN! Polda Jambi Bersama Pemkab Merangin Sapu Bersih PETI di Kawasan UNESCO Global Geopark, Rakit dan Mesin Tambang Diamankan

JAMBI, bharindo.co.id – Komitmen menyelamatkan kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin dari kerusakan lingkungan terus…

1 hari ago

HEBOH KAPOLRESTA BANDA ACEH DAN KASAT NARKOBA DIBAWA KE JAKARTA, POLRI TEGASKAN: PROSES BERJALAN PROFESIONAL DAN TRANSPARAN

JAKARTA, bharindo.co.id – Mabes Polri akhirnya angkat bicara terkait informasi yang berkembang di tengah masyarakat…

1 hari ago

WAPRES GIBRAN TINJAU LANGSUNG JEMBATAN KENDAWI! Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Gayo Lues

GAYO LUES, bharindo.co.id – Komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana kembali ditegaskan. Wakil…

1 hari ago

POLDA SUMSEL GASPOL MODERNISASI PELAYANAN! Gedung BPKB Prototype Dibangun, Era Layanan Digital dan Transparan Resmi Dimulai

PALEMBANG, bharindo.co.id – Polda Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik berbasis…

1 hari ago

GERAK CEPAT TIM URC RESMOB POLRES BITUNG, PELAKU CURAT 15 TABUNG GAS DAN 7 KURSI PLASTIK DIBEKUK < 24 JAM

BITUNG, bharindo.co.id – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Bitung kembali menunjukkan respons…

1 hari ago

Kapolres Pamekasan Kunjungi Posyandu Kemala Bhayangkari, Dukung Upaya Penurunan Angka Stunting

PAMEKASAN, bharindo.co.id — Bharindo.Co.id. Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta upaya mendukung…

1 hari ago