Februari 10, 2026
WhatsApp Image 2025-08-06 at 20.33.56

Bharindo, Pemalang Jateng – Setelah terjadi berbagai polemik di Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal, kali ini muncul lagi warga yang menyoroti persoalan galian C dan juga pengurus CSR [Corporate Social Responsibility].

Sebagian warga kecewa dengan adanya pengurus CSR yang dianggap tidak becus dan kurang transparan. Mereka menduga, anggaran CSR yang diduga hampir mencapai sekitar Rp.700 juta, terkesan menguap begitu saja, tidak jelas rimbanya.

“Harapannya untuk diperbaiki tata cara pengeluaran dan pemasukan uang [CSR], biar jelas untuk masyarakat Semingkir,” ungkap Harto.

“Dan yang lebih penting adalah laporan penggunaan itu tertata dan ada seandainya, tertulis dengan rapi karena hanya jangan digunakan tapi tidak ada laporannya,” sambung Saeful Mutakin.

Masih ditempat dan waktu yang sama, salah seorang warga lainnya menimpali dan pada intinya, mereka menginginkan agar penggunaan dana CSR transparan, serta kepengurusan yang selama ini berjalan dirombak dan segera diganti.

“Kepada pemerintah Desa Semingkir yang terhormat, dimohon untuk sekiranya perombakan untuk pengelolaan CSR untuk segera diresafel semuanya,” Timpal Aidin.

Dari rembug warga, yang berlokasi di halaman warung milik Siswoyo, sepertinya mereka sudah tidak percaya dan kecewa dengan kepemimpinan kepala Desa yang sekarang ini. Sehingga muncul beberapa polemik dan gejolak dikalangan masyarakat Semingkir.

Disisi lain, awak media Bharindo mencoba menghubungi Imam Purkendi, selaku kepala Desa Semingkir. Namun ironisnya, hingga berita ini dinaikkan yang bersangkutan belum memberikan komentar dan jawaban apapun. [SA.1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *