bharindo.co.id Labuhanbatu,- Upaya Perbaikan Jalan Lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang di Kabupaten Labuhanbatu diduga semakin terlupakan. Jalan penghubung vital antar wilayah itu kini memprihatinkan, dengan banyak titik mengalami kerusakan parah yang sudah berlangsung puluhan tahun tanpa penanganan serius, Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara, (19/1/2026).
Sementara Perbaikan Jalan menuju Desa Penggantungan Kecamatan Panai Hilir terus diperhatikan dan dikerjakan dengan Hotmix.
Hal itu terbukti sudah terealisasinya Proyek Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Propinsi Sumatera Utara.
Paket Preservasi Jalan Sidomakmur – Sei Penggantungan pembangunan jalan Sidomakmur – Desa Penggantungan No Kontrak : HK 021/Bb2 – Wil 1. S 1.2/05/2025. Tanggal Kontrak : 12 Desember 2025. Nilai Kontrak : 15. 135. 028. O00. Tahun Anggaran : APBN 2025 – 2026. Wilayah Provinsi Sumatera Utara. Dengan Penyedia Jasa : PT AYU SEPTA PERDANA.
Sementara Pantauan Bharindo dilapangan menunjukkan, badan jalan Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang, sudah bertahun rusak parah berlubang, bergelombang, dan tergenang air saat hujan. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani dan pedagang yang ada di daerah pesisir empat (4) Kecamatan Bilah Hilir – Panai Hulu – Panai Tengah dan Panai Hilir yang menggantungkan distribusi hasil bumi melalui jalur tersebut.
Hal ini bukan isapan jempol belaka, melainkan sangat layak untuk diperhatikan, mengingat banyaknya Perusahaan Swasta dan BUMN PKS Ajamu yang memiliki lahan perkebunan luas ditopang dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tersebar di Kecamatan masing – masing.
Hal tersebut dibenarkan salah seorang warga yang melintas saat ditemui langsung di jalan yang rusak, ” Saya juga kebetulan baru lewat dari Desa Sei Penggantungan, ada melihat proyek yang dimaksud, namun saya juga heran, kenapa disana yang diprioritaskan, sementara disana tidak ada berdiri Pabrik Kelapa Sawit (PKS),” ujarnya.
“Sudah lama begini, kalau hujan, lubangnya tak kelihatan, sering motor jatuh. Kami heran, jalan ini seperti tidak tersentuh perbaikan. Sejak puluhan tahun terakhir, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyentuh akar persoalan. Akibatnya, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat. Selain membahayakan pengguna jalan, buruknya infrastruktur ini juga berdampak pada perekonomian. Biaya angkut meningkat, waktu tempuh lebih lama, dan kendaraan cepat rusak.” Katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Komisi III Fraksi Golkar menjabat dua (2) Periode berturut – turut Mbelin Juahta Tarigan dimintain tanggapannya mengatakan, “Sangat prihatin dengan kondisi jalan lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang saat ini yang rusak parah. Mengingat banyaknya hasil bumi, terutama perkebunan sawit milik perusahaan swasta dan BUMN, PKS juga banyak, ditambah lagi dengan hasil pertanian rakyat, plus hasil pekarangan laut, dari Panai Hilir yang lebih dikenal dengan nama Sei Berombang. Oleh karena itu sudah selayaknya ada perhatian nilai plus.” Ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait, baik provinsi maupun pusat, segera melakukan penanganan serius dan berkelanjutan. Perbaikan jalan dinilai sangat penting mengingat jalur ini merupakan akses utama penghubung sejumlah kecamatan di wilayah pesisir Labuhanbatu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana perbaikan permanen Jalan Lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang. (Aans***).
bharindo.co.id Malang,— Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mengerahkan kekuatan besar untuk mengamankan pelaksanaan Mujahadah…
bhargindo.co.id Jakarta,— Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab)…
bharindo.co.id Surabaya,— Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menegaskan komitmen kuat Polda…
bharindo.co.id Trenggalek,— Di tengah kritik publik terhadap wakil rakyat yang kerap rajin berjanji namun minim…
bharindo.co.id Tapilina,— Fakta baru terungkap dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kesejahteraan Bersama Desa…
bharindo.co.id WONOSOBO,- Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo mempertegas komitmennya mengawal percepatan pembangunan daerah dengan menggandeng insan…