Juli 17, 2026
WhatsApp Image 2026-06-19 at 20.48.06

BITUNG, bharindo.co.id – Semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan mewarnai kegiatan Bhakti Religi yang dipimpin langsung Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dilaksanakan secara serentak di empat rumah ibadah yang merepresentasikan keberagaman masyarakat Kota Bitung, yakni Gereja Katolik Santo Antonius De Padua di Kelurahan Girian Atas, Masjid Al Muttaqien di Kelurahan Girian Weru Satu, Klenteng Seng Bo Kiong di Kelurahan Kadoodan, serta Pura Utara Segara di Kelurahan Pateten Dua.

Sejak pukul 07.30 Wita, ratusan personel Polres Bitung bersama Bhayangkari turun langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah ibadah. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Bitung didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bitung Ny. Detta Albert Zai, Wakapolres Bitung Kompol Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E., para Pejabat Utama Polres Bitung, personel Polres dan Polsek jajaran, serta pengurus Bhayangkari.

Suasana penuh keakraban tampak selama kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara pimpinan, anggota, pengurus rumah ibadah, maupun masyarakat. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan lingkungan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan lintas iman yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Bitung.

Kehadiran jajaran Polres Bitung mendapat sambutan hangat dari para tokoh agama dan pengurus rumah ibadah, di antaranya Pastor Alexander Tamangendar, Pr., Ustad Arifin Moha, Ketua Klenteng Seng Bo Kiong Sukardi, serta Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bitung, I Wayan Sumartawan.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa kegiatan Bhakti Religi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memperkuat hubungan dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat.

“Bhakti Religi ini merupakan wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat dengan tokoh agama dan pengurus rumah ibadah. Rumah ibadah merupakan pusat pembinaan moral yang memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan toleransi. Melalui kegiatan ini, kami memperkuat silaturahmi demi terwujudnya Kota Bitung yang aman, damai, dan harmonis,” ujar AKBP Albert Zai.

Apresiasi juga disampaikan para tokoh agama yang hadir. Mereka menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata semangat persaudaraan dan toleransi yang perlu terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pastor Alexander Tamangendar menyebut kehadiran Polri dalam kegiatan sosial keagamaan menjadi teladan dalam membangun persatuan. Senada dengan itu, Ustad Arifin Moha mengungkapkan rasa syukur atas semakin eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat. Ketua Klenteng Seng Bo Kiong, Sukardi, mengapresiasi komitmen Polri yang hadir tanpa membedakan latar belakang agama, sementara Ketua PHDI Kota Bitung, I Wayan Sumartawan, berharap Polri semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

Kegiatan Bhakti Religi berakhir pada pukul 09.30 Wita dalam suasana aman, tertib, dan penuh kehangatan. Melalui kegiatan ini, Polres Bitung menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan persaudaraan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana bagi Polres Bitung untuk semakin meneguhkan komitmennya sebagai institusi yang humanis, profesional, dan selalu hadir melayani masyarakat sesuai tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat.” (eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *