Categories: MINAHASA UTARA

Buaya Teror Pantai Firdaus! Pengunjung Menghilang, Warga Resah

bharindo.co.id Minut,-  Suasana mencekam menyelimuti kawasan Pantai Firdaus Kema. Kemunculan seekor buaya di sekitar pesisir pantai hingga area PLTU Kema 1 membuat lokasi wisata yang biasanya ramai itu mendadak sepi pengunjung.

Warga sekitar mengaku khawatir dengan keberadaan reptil buas tersebut. Sejak kemunculannya terpantau, masyarakat bersama aparat desa terus melakukan pemantauan di lokasi dan melaporkan perkembangan situasi kepada pemerintah desa setempat.

Kepala Jaga IX Desa Kema Dua, Decki Kalalo, mengatakan bahwa pihaknya telah berjaga sejak kemarin sore.
“Kami terus memantau situasi di lokasi. Kami sangat berharap pemerintah serta TNI–Polri segera mengambil langkah untuk menangani buaya ini, karena dampaknya sangat terasa bagi para pemilik lapak di Pantai Firdaus. Sekarang sepi, tidak ada pengunjung,” ujarnya.

Sepinya pantai tak hanya menimbulkan rasa takut, tetapi juga memukul perekonomian warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas wisata. Lapak-lapak makanan dan minuman yang biasanya dipadati wisatawan kini terlihat lengang.

Sementara itu, Camat Kema, Daniel Kumenaung, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Kapolsek Kema dan turun langsung memantau situasi di lapangan. Laporan juga telah diteruskan kepada Bupati Minahasa Utara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Adapun langkah-langkah yang telah diambil antara lain:

  1. Mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di tepi pantai, khususnya para nelayan yang melaut.

  2. Meningkatkan kewaspadaan terhadap buaya yang berkeliaran di kawasan Pantai Firdaus dan sekitar PLTU guna mencegah jatuhnya korban.

  3. Melakukan koordinasi dengan unsur terkait seperti FORKOPIMCAM Kema, BPBD Minut, Damkar dan Penyelamatan Minut, serta Dinas Perikanan Minut untuk langkah penanganan dan antisipasi di wilayah Desa Kema 1 dan Desa Kema 2.

Hingga berita ini diturunkan, buaya tersebut masih menjadi perhatian serius warga dan pemerintah setempat. Masyarakat berharap penanganan cepat dapat segera dilakukan agar aktivitas di Pantai Firdaus kembali normal dan rasa aman warga dapat terjamin. (edis***)

adminbharindo

Recent Posts

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum terhadap KKB di Papua

bharindo.co.id Papua,-  Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap Kelompok…

3 jam ago

Korlantas Polri Perluas Implementasi ETLE Mobile Handheld di Polda Bali

bharindo.co.id Bali,- Korlantas Polri terus memperluas implementasi penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik melalui penyerahan…

3 jam ago

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Binrohtal Ramadan 1447 H, Perkuat Spiritualitas Personel

bharindo.co.id Depok,- Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan…

3 jam ago

Kakorlantas Tinjau Kesiapan Pelabuhan di Lampung Jelang Operasi Ketupat 2026

bharindo.co.id Lampung,- Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho bersama sejumlah stakeholder terkait meninjau kesiapan pelabuhan penyeberangan di…

3 jam ago

Korlantas Polri Gelar Sosialisasi Pelatihan ETLE Handheld dan Aplikasi ETLE Nasional

bharindo.co.id Jakarta,- Korlantas Polri melalui Subdit Pengawalan Patroli Jalan Raya (WAL & PJR) menggelar sosialisasi…

3 jam ago

Bareskrim Polri dan Komnas Perempuan Perkuat Advokasi Penanganan Femisida Lewat Penguatan Sistem Dokumentasi Nasional

bharindo.co.id Jakarta,-  Bareskrim Polri bersama Komnas Perempuan menggelar pertemuan bilateral guna memperkuat advokasi penanganan femisida…

3 jam ago