bharindo.co.id Minahasa Utara,- Pantai Firdaus di Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, menjadi lokasi peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 (HPSN) pada Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Utara dan melibatkan sejumlah komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha minuman kemasan, serta pemerintah kecamatan setempat.
Aksi bersih-bersih dipusatkan di kawasan Pantai Firdaus Kema, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pesisir di Minahasa Utara. Peringatan HPSN yang jatuh setiap 21 Februari itu dimajukan sehari, dengan melibatkan aparatur sipil negara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, hingga perangkat desa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minahasa Utara, Olfy Kalengkongan, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya seremonial tahunan, melainkan bagian dari tindak lanjut program kebersihan daerah. Ia mengaitkannya dengan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Olfy, pemerintah kabupaten telah mencanangkan gerakan kebersihan dua minggu sebelumnya dan menetapkan agenda bersih lingkungan dua kali dalam sepekan. Kebijakan itu juga disebut memperkuat program JGKWL (Jaga Kebersihan Wilayah Lingkungan) yang diatur dalam Peraturan Bupati Minahasa Utara sejak 2021.
“Kami berharap ini menjadi kebiasaan masyarakat, khususnya di kawasan wisata. Kebersihan berpengaruh langsung pada minat pengunjung,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas yang tergabung dalam AMDATARA. Perwakilan AMDATARA Sulawesi Utara, Bonifacius Dumanauw, menyebut partisipasi ini sebagai langkah awal organisasi yang baru terbentuk untuk terlibat dalam kegiatan lingkungan di daerah.
Di sisi lain, sektor swasta turut hadir melalui PT Tirta Investama (AQUA Airmadidi). Manager Stakeholder Relation perusahaan itu, Emy Luntungan, mengatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Ia menjelaskan perusahaan memiliki lima program berkelanjutan, yakni pertanian sehat, pencegahan stunting, program Sehati, konservasi, dan pengolahan sampah. “Kami berkoordinasi rutin dengan DLH dan instansi lain. Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” kata Emy.
Apresiasi juga datang dari pemerintah desa. Hukum Tua Desa Kema Dua, Ariantje D. Loho, menyebut keterlibatan Koramil 1310 Kauditan–Kema, perangkat desa se-Kecamatan Kema, serta BAKAMLA sebagai wujud gotong royong lintas sektor. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Trenggalek, bharindo.co.id - kader partai nadem kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan kantor DPD…
Minahasa Utara, bharindo.co.id — Ancaman fenomena El Nino berkekuatan besar yang dijuluki “Godzilla” mulai diantisipasi…
MINAHASA UTARA, bharindo.co.id — Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) melakukan…
Tebing Tinggi, bharindo.co.id - Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika…
Tulungagung, bharindo.co.id – Pada Kamis pagi, 16 April 2026, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…
Sumedang, bharindo.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang mulai menelusuri dugaan kasus kekerasan seksual…