bharindo.co.id Kediri,- Program strategis nasional Koperasi Merah Putih mulai berdenyut dari desa. Di Desa Tempurrejo, Dusun Bakung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, pembangunan koperasi tersebut resmi dimulai pada 24 Januari 2026 dan ditargetkan rampung hanya dalam waktu satu bulan.

Pembangunan yang berjalan lancar hingga saat ini disiapkan untuk diluncurkan sebelum bulan Ramadan, sehingga masyarakat setempat dapat segera merasakan langsung dampak ekonomi dari kehadiran koperasi yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi kerakyatan tersebut.
Kepala Desa Tempurrejo menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar bangunan fisik, melainkan instrumen negara untuk menguatkan ekonomi desa sekaligus menekan angka pengangguran. Seluruh tenaga kerja koperasi ke depan diprioritaskan berasal dari warga Desa Tempurrejo.
“Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Mulai dari tenaga kerja hingga perputaran ekonomi, semuanya untuk masyarakat desa,” ujar Kades Tempurrejo.
Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses berbelanja dengan harga terjangkau sekaligus menikmati program ekonomi pemerintah berbasis koperasi.
Selain mendorong kemandirian ekonomi desa, koperasi ini juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga yang berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat sektor ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah.

Masyarakat Tempurrejo pun menaruh harapan besar terhadap koperasi tersebut. Dengan target operasional yang semakin dekat, Koperasi Merah Putih diyakini akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa, bukti bahwa pembangunan nasional benar-benar dimulai dari akar rumput. (guss***)
