Februari 28, 2026
DelegasiPolriHadiriInternationalPoliceSummit(IPS)2025diSeoul,KoreaSelatan23102025100005_829654

bharindo.co.id SEOUL,— Delegasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan peran aktifnya di tingkat global dengan menghadiri International Police Summit (IPS) 2025 yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan. Forum bergengsi tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Senin (20/10) hingga Kamis (23/10/2025), dan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarnegara dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional serta mendorong pemanfaatan teknologi kepolisian modern.

Delegasi Polri dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Irjen Pol Amur Chandra J.B., S.H., M.H., bersama perwakilan dari berbagai negara dan organisasi internasional, termasuk INTERPOL dan UNDP.

Acara dibuka dengan Opening Ceremony yang diawali sesi perkenalan Head of Delegation (HoD), penayangan video bumper acara, serta sambutan dari sejumlah tokoh penting dunia, antara lain Yoo Jae Seong (Acting Commissioner General of Korean National Police Agency), Cyril Gout (Executive Director of INTERPOL), dan Ban Ki-Moon, Sekretaris Jenderal ke-8 Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam sesi seminar, pembahasan difokuskan pada pemanfaatan teknologi mutakhir dalam sistem kepolisian global. Salah satu pemateri utama, Prof. Kim Joungho dari School of Electrical Engineering, KAIST, memaparkan perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penerapannya dalam kepolisian modern, serta isu-isu etika dan bias dalam penggunaannya.

Kegiatan berlanjut dengan HoD Round-Table Meeting, di mana Irjen Pol Amur Chandra menyampaikan sambutan serta apresiasi kepada Korean National Police Agency (KNPA) atas undangan dan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kadivhubinter juga menyampaikan undangan resmi kepada KNPA untuk menghadiri Police Cooperation Forum Dialogue on Mutual Assistance on Criminal Matters yang akan digelar di Bali, 27–29 Oktober 2025.

“Forum ini merupakan sarana penting untuk memperkuat kerja sama, berbagi informasi dan intelijen, serta bertukar pengalaman antarnegara dalam menghadapi tantangan kejahatan lintas negara,” ujar Irjen Pol Amur Chandra dalam keterangannya.

IPS 2025 dihadiri oleh perwakilan dari 25 negara serta berbagai organisasi internasional. Seluruh peserta menyampaikan pandangan strategis mengenai penanggulangan kejahatan lintas batas, penggunaan teknologi canggih dalam penyelidikan, serta pembentukan aliansi global yang solid untuk melawan jaringan kriminal internasional.

Sebagai hasil akhir dari pertemuan tingkat tinggi ini, para delegasi membahas dan menyepakati Draft Final Joint Statement on Building a Practical Global Alliance to Disrupt the Ecosystem of Transnational Crime. Pernyataan bersama tersebut secara resmi diadopsi dalam acara Farewell Dinner, menandai komitmen kolektif seluruh negara peserta dalam memperkuat kerja sama internasional menghadapi ancaman kejahatan lintas negara.

Partisipasi aktif Polri dalam IPS 2025 menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam forum keamanan global serta memperkuat diplomasi kepolisian dalam membangun dunia yang aman, damai, dan berkeadilan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *