Categories: PENDIDIKAN

Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) SMP Negeri 1 Trenggalek di Pulangkan Lebih Awal

TRENGGALEK, bharindo co.id – Dugaan keracunan makanan kembali menjadi perhatian di Kabupaten Trenggalek. Ratusan siswa SMPN 1 Trenggalek dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (12/8/2026)

Sejumlah 400 siswa dan 17 guru mengeluhkan mual, muntah hingga diare Kondisi tersebut membuat pihak sekolah mengambil langkah antisipasi dengan memulangkan siswa lebih awal, terutama mereka yang masih mengalami gejala. Menu MBG yang dikonsumsi siswa di antaranya sate ayam dan sayur bayam.

Dugaan sementara pun mengarah pada makanan tersebut. Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa makanan MBG menjadi penyebab munculnya keluhan para siswa.

Kepala SMPN 1 Trenggalek, Muhammad Amir Mahmud, M.Pd,saat ditemui di sekolah mengungkapkan bahwa pihak sekolah memang sempat menemukan kondisi sate ayam yang dinilai sudah kurang segar.
Namun, pihak sekolah belum berani memastikan apakah kondisi makanan tersebut berkaitan dengan keluhan kesehatan yang dialami siswa.

“Saya kemarin tidak sempat mencicipi menu tersebut karena ada rapat di luar. Hari ini saya dan guru mencoba mencicipi. Kondisinya hari ini terlihat bagus,” ucapnya.

Bahkan, untuk memastikan kondisi makanan, kepala sekolah bersama sejumlah guru ikut mencicipi menu MBG yang disajikan hari ini. Dengan nada bercanda, Amir mengatakan dirinya sengaja menjadi salah satu yang mencoba makanan tersebut.

“Saya tidak tahu nanti malam saya mencret apa tidak. Saya tester dulu,” ujarnya sembari bercanda.

Untuk Siswa Bergejala Dipulangkan Lebih Awal Sebagai bentuk antisipasi, pihak sekolah memilih memulangkan lebih awal siswa yang masih mengalami keluhan.

“Yang masih ada gejala kita antisipasi, hari ini dipulangkan lebih awal,” terangnya. Langkah tersebut dilakukan agar siswa yang kondisi kesehatannya belum pulih dapat segera beristirahat maupun mendapatkan penanganan dari keluarga atau fasilitas kesehatan jika diperlukan.

Sementara , salah satu wali murid, Yus Wijianto, mengaku kondisi anaknya kini sudah membaik. Namun, pengalaman tersebut membuat anaknya masih trauma mengonsumsi makanan dari program MBG.

“Kondisi anak saya sekarang alhamdulillah sudah baik. Tapi untuk makanan sekarang masih trauma. Makanya MBG yang hari ini tidak dimakan,” kata Yus.

Menurut Yus, anaknya yang duduk di kelas VIII mulai mengalami mual sekitar pukul 03.00 WIB. Keluhan tersebut kemudian disertai diare.

“Mulainya tadi malam jam tiga, mual disertai mencret. Terus tadi masuk sekolah, sampai di sekolah mual lagi,” ungkapnya. Penyebab Masih Misteri, SPPG Belum Beri Keterangan Dugaan keracunan massal ini masih menjadi perhatian karena penyebab pasti munculnya keluhan pada siswa belum diketahui.
Belum dapat dipastikan apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi siswa atau terdapat faktor lain. Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh instansi terkait, termasuk pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi maupun kondisi siswa yang mengalami gejala.

Sementara pihak SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) hingga berita ini ditulis masih belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan kejadian tersebut. Pihak sekolah sendiri memilih mengambil langkah cepat dengan memulangkan siswa yang masih mengalami gejala sebagai bentuk antisipasi.

Kini perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan pihak terkait. Apakah benar makanan MBG menjadi penyebab, atau ada faktor lain yang memicu keluhan para siswa? Jawabannya masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang. (wdys***)

adminbharindo

Recent Posts

BUKAN SEKADAR RAPAT SEREMONIAL! KADES HAJI AHMAD MUNAWAR TEKANKAN INTEGRITAS, DISIPLIN APARATUR DAN PERAN BPD HINGGA RT/RW UNTUK KEMAJUAN DESA SUMBERSARI

KABUPATEN BANDUNG, BHARINDO.co.id – Komitmen membangun pemerintahan desa yang berintegritas, profesional, dan berpihak kepada kepentingan…

12 jam ago

TIGA KASUS DIGITAL TERBONGKAR! POLRES TEBING TINGGI UNGKAP PENYEBARAN VIDEO VULGAR DAN JARINGAN PROMOSI JUDI ONLINE, SEJUMLAH TERSANGKA DIAMANKAN

TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Ruang digital kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polres Tebing…

13 jam ago

CEGAH KECELAKAAN DAN KEMACETAN, SATLANTAS POLRES TEBING TINGGI TURUN KE JALAN! OPS PATUH TOBA 2026 PERKETAT PENGAWASAN LALU LINTAS

TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar terus dilakukan…

13 jam ago

78 PELAJAR SERBU LAYANAN SIM DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSOBO! SATLANTAS POLRES WONOSOBO TANAMKAN DISIPLIN BERLALU LINTAS SEJAK DINI

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Upaya membangun generasi muda yang sadar hukum dan disiplin berlalu lintas terus…

13 jam ago

GURU TAK HANYA MENDIDIK, TETAPI JUGA PEDULI RAKYAT! PGRI KEPIL GELAR SARASEHAN GURU ABAD 21, BAGIKAN 100 PAKET SEMBAKO DAN GELAR PENGOBATAN GRATIS

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Semangat pengabdian para pendidik tidak hanya diwujudkan melalui ruang kelas. Persatuan Guru…

13 jam ago

TAK PERLU JAUH-JAUH KE KANTOR POLISI! SATLANTAS POLRES WONOSOBO TERBITKAN 26 SIM LANGSUNG DI KAWASAN DIENG

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Terobosan pelayanan publik kembali ditunjukkan Satlantas Polres Wonosobo. Tak ingin masyarakat kesulitan…

13 jam ago