Jakarta, bharindo.co.id — Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Prianto, menekankan pentingnya integritas dalam pelaporan kinerja serta pemeliharaan aset negara saat memimpin apel pagi di Lapangan National Traffic Management Centre (NTMC), Senin (06/04/2026).
Dalam arahannya, Dirkamsel menyoroti ketidaksinkronan data kehadiran personel yang dinilai masih sering dianggap sebagai formalitas administratif semata. Ia mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung melakukan pengecekan jumlah personel saat apel berlangsung.
“Saya sengaja mengecek jumlah karena yakin selama ini laporan itu hanya formalitas. Dicek saja jumlah personel masih berbeda-beda, ada selisih 18 sampai 20 orang. Inilah kondisi yang harus kita perbaiki,” tegas Brigjen Pol. Prianto.
Meski menekankan pentingnya kedisiplinan, Dirkamsel tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan kelonggaran bagi personel yang berhalangan mengikuti apel, selama disertai keterangan yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tidak harus apel wajib jika memang berhalangan, yang penting ada keterangannya dan jangan dibuat-buat,” lanjutnya.
Menurutnya, kejujuran dalam pelaporan sangat penting agar pimpinan dapat mengetahui kekuatan riil personel di lapangan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara tepat.
Selain aspek sumber daya manusia, evaluasi juga menyasar manajemen inventaris, khususnya pada unit Patroli Jalan Raya (PJR). Dirkamsel meminta kejelasan terkait jumlah dan kondisi kendaraan operasional guna memastikan kesiapsiagaan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Fasilitas pendukung di NTMC juga menjadi perhatian, termasuk kondisi videotron yang dinilai belum berfungsi optimal. Ia menginstruksikan agar dilakukan pengecekan segera, mengingat fasilitas tersebut merupakan bagian penting dalam menunjang operasional.
Pasca selesainya pengamanan besar dalam Operasi Ketupat 2026, seluruh jajaran diminta untuk kembali fokus pada agenda rutin yang sempat tertunda. Hal tersebut mencakup percepatan pengadaan barang dan jasa serta penyelesaian temuan dari pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik).
Di akhir arahannya, Brigjen Pol. Prianto mengingatkan seluruh personel agar tidak menganggap remeh setiap tugas, sekecil apa pun, karena berpotensi menimbulkan dampak besar apabila diabaikan.
“Kegiatan kita sebetulnya banyak, jangan sampai kita acuh tak acuh. Kelihatannya sepele, namun jika terjadi sesuatu bisa menjadi masalah besar,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk senantiasa teliti, bertanggung jawab, serta menjaga marwah institusi dalam setiap pelaksanaan tugas. (hnds***)
MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…
MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…
SULAWESI BARAT, bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…
PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…
Sulawesi Barat, bharindo.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…
MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…