MANGGARAI, bharindo.co.id – Pemerintah pusat bergerak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin turun langsung ke Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8/2026), untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal serta kesiapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah bencana. Menteri Kesehatan bersama rombongan tiba di Bandara Frans Sales Lega Ruteng sekitar pukul 14.00 WITA dan disambut Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, S.Pd., Pjs. Sekda Kabupaten Manggarai Lambertus Paput, S.Sos., Wakapolres Manggarai Kompol Mey Charles Sitepu, S.H., serta Kepala UPBU Frans Sales Lega Ruteng Punto Widaksono, S.T.
Turut mendampingi Menteri Kesehatan dalam kunjungan tersebut yakni Asisten Kementerian Kesehatan Kiki Putera Komajaya, Dokter Kementerian Kesehatan Zulfiani Lubis, Media Kementerian Kesehatan Alvin Saputra, Protokol Kevin Bima Aditya, serta Fotografer Satria Loka.
Usai penyambutan, rombongan langsung bergerak menuju RSUD Ruteng untuk meninjau kondisi para pasien korban gempa sekaligus mengecek secara langsung kondisi bangunan rumah sakit yang terdampak bencana.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Kesehatan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan meski di tengah situasi darurat. Berbagai kebutuhan penanganan medis bagi korban gempa juga menjadi perhatian utama pemerintah agar seluruh layanan dapat diberikan secara maksimal.
Tidak hanya meninjau rumah sakit, Menteri Kesehatan juga mengunjungi lokasi pembangunan Rumah Sakit Lapangan Kementerian Kesehatan di Stadion Golo Dukal, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Di lokasi tersebut, Budi Gunadi Sadikin melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan lahan dan progres pembangunan rumah sakit lapangan yang dipersiapkan sebagai pusat pelayanan kesehatan darurat bagi masyarakat terdampak gempa.
Keberadaan rumah sakit lapangan tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan medis selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana, sehingga masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan optimal.
Setelah seluruh agenda di Kabupaten Manggarai selesai, Menteri Kesehatan bersama rombongan kembali menuju Bandara Frans Sales Lega Ruteng untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Sementara itu, Polres Manggarai memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Personel kepolisian diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di setiap lokasi kegiatan maupun sepanjang jalur yang dilalui rombongan.
Pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung setiap agenda strategis pemerintah, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi situasi pascabencana. Selain menjaga stabilitas keamanan, Polres Manggarai juga terus mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional guna mendukung percepatan pemulihan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terdampak gempa. (***)
