BANDUNG, bharindo.co.id – Media Bhayangkara Indonesia (Bharindo) menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Ciparay atas respons cepat dan profesional dalam menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang jurnalis yang diduga menjadi korban pembacokan usai menjalankan tugas peliputan dari Kantor Desa Ciparay.
Apresiasi tersebut ditujukan kepada Kapolsek Ciparay AKP Sugiharto Rudi Hartono, S.H., M.H., Kanit Reskrim IPDA Hikmah Maulana, S.H., serta seluruh personel Polsek Ciparay yang dinilai telah menjalankan tugas sesuai prosedur, profesional, dan mengedepankan penegakan hukum secara tegas.
Berdasarkan informasi yang diterima, sesaat setelah korban datang ke Polsek Ciparay, AIPDA Asep segera memberikan pelayanan dengan menerima laporan polisi dan meminta keterangan awal terkait kronologi dugaan pembacokan yang dialami korban.
Melihat kondisi korban yang mengalami pusing serta luka sobek pada bagian kepala akibat diduga terkena senjata tajam, BRIPKA Rudiman turut membantu mengarahkan korban untuk segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Setelah menerima laporan, Tim Reskrim Polsek Ciparay yang dipimpin IPDA Hikmah Maulana, S.H. langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, yakni Veri dan Uguh, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Media Bharindo menilai langkah cepat yang dilakukan jajaran Polsek Ciparay menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik.
Kinerja Kapolsek Ciparay beserta jajaran Reskrim dinilai mencerminkan profesionalisme, responsivitas, dan integritas dalam menangani setiap laporan masyarakat tanpa membedakan latar belakang korban.
Media Bharindo berharap proses hukum terhadap perkara ini terus berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menjadi efek jera bagi pelaku tindak pidana kekerasan.

Sebagai mitra strategis dalam menjaga demokrasi dan keterbukaan informasi, Media Bharindo juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. (jns***)
