bharindo.co.id Kediri,- GOR Joyoboyo, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Sabtu malam berubah menjadi pusat denyut seni dan persaudaraan. Dalam sebuah acara megah dan penuh semangat, Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kediri resmi membentuk kepengurusan sekaligus memperkenalkan seluruh anggotanya kepada publik.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini berlangsung meriah dan sarat makna. Para pendiri PAMDI, musisi dangdut senior, hingga talenta-talenta muda Kota Kediri hadir dan menyatu dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman musik, gelora semangat, serta nuansa kekeluargaan menjadikan GOR Joyoboyo malam itu bergemuruh.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur pemerintahan dan TNI–Polri. Hadir mewakili Kelurahan Bandar Kidul, Bhabinkamtibmas Mugiono, bersama jajaran Polsek Mojoroto dan Babinsa, yang turut memastikan acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Tak kalah penting, acara ini berada di bawah tanggung jawab Ketua Paguyuban GOR Joyoboyo, Bibit, yang dikenal konsisten mendukung setiap kegiatan seni dan budaya di kawasan tersebut. Dukungan semakin kuat dengan hadirnya Yatno, selaku penasehat PAMDI sekaligus tokoh paguyuban GOR Joyoboyo, yang juga bertindak sebagai sponsor utama kegiatan.
Dalam struktur organisasi, Anas dipercaya sebagai Ketua PAMDI Kediri, dengan Yatno sebagai penasehat. Sementara itu, urusan konsumsi acara dipercayakan kepada Gundul, yang memastikan seluruh peserta dan tamu mendapatkan pelayanan terbaik sepanjang acara.
Lebih dari sekadar pembentukan organisasi, kegiatan ini menjadi tonggak penting pelestarian budaya seni tradisional Kediri, khususnya musik dangdut, sekaligus menjadi wadah strategis untuk menggerakkan dan memajukan UMKM lokal yang bernaung di kawasan GOR Joyoboyo.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat para pelaku seni, PAMDI Kediri diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga eksistensi musik dangdut sekaligus mendorong kemajuan ekonomi kreatif di Kota Kediri. (yadis***)