Heboh Perempuan Mendadak Tewas di Pasar Sabang, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Sanggau, bharindo.co.id — Warga kawasan Pasar Sabang, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan peristiwa meninggal dunianya seorang perempuan di area warung warga, Senin (18/5/2026).

Korban diketahui berinisial SD (45), warga Dusun Sekaruh, Desa Sekaruh, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Polsek Sekayam menerima laporan masyarakat sekitar pukul 10.45 WIB terkait adanya seorang perempuan yang ditemukan tergeletak di dalam warung di kawasan pasar.
Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sekayam langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, mencari keterangan saksi dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur,” ujarnya.
Lokasi kejadian diketahui berada di Warung Arin milik warga bernama Endang di area Pasar Sabang. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.50 WIB, petugas langsung melakukan pengamanan area serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi Femi Ananda yang merupakan karyawan warung, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di area dalam warung saat dirinya hendak mengambil sayur di dekat kasir sekitar pukul 10.30 WIB.
Karena panik dan takut, saksi kemudian memanggil warga sekitar untuk membantu melakukan pengecekan sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, saksi lainnya bernama Annisa mengaku sempat berbincang dengan korban beberapa menit sebelum kejadian terkait harga timun yang dijual di warung tersebut. Namun setelah melayani pembeli lain, dirinya tidak lagi melihat korban hingga akhirnya diketahui sudah terbaring di dalam warung.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pendataan identitas korban serta berkoordinasi untuk membawa korban ke Puskesmas Balai Karangan guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter di Puskesmas Balai Karangan, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Hasil pemeriksaan juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Sekayam menegaskan bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Kami menghormati keputusan keluarga serta memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur,” jelasnya.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan.
Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

Polsek Sekayam juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat kepolisian maupun tenaga kesehatan apabila menemukan warga dalam kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan medis agar penanganan cepat dapat segera dilakukan. (***)
