Categories: KORLANTAS

Iduladha di Tubuh Polri: Saat Kakorlantas Mengajak Anggota Mengorbankan Ego Demi Pelayanan Masyarakat

SEMARANG, bharindo.co.id Di tengah gema takbir dan semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengingatkan bahwa makna kurban sesungguhnya tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga pada kesediaan mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Irjen Agus saat menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban yang digelar Korlantas Polri bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah di kawasan Jalan Untung Suropati, Kecamatan Mijen, Jumat (29/5/2026).

Di hadapan jajaran personel, Agus menegaskan bahwa semangat Iduladha harus menjadi energi moral bagi anggota Polri, khususnya polisi lalu lintas, yang setiap hari berada di garis depan pelayanan publik.

Bagi Agus, kurban bukan sekadar ibadah tahunan yang sarat simbol keagamaan. Lebih dari itu, kurban adalah refleksi pengabdian, keikhlasan, dan kesediaan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan diri sendiri.

“Hari ini Korlantas Polri dan Ditlantas jajaran melaksanakan ibadah kurban. Kurban ini mengandung maksud bagaimana kita mengorbankan tugas-tugas kita kepada masyarakat, termasuk juga berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi relevan di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, dan humanis. Menurut Agus, semangat pengorbanan yang diajarkan Iduladha harus tercermin dalam cara anggota Polri menjalankan tugas sehari-hari.

Tidak hanya berbicara soal dedikasi dan kerja keras, Kakorlantas juga menyoroti pentingnya transformasi karakter dalam tubuh institusi kepolisian. Ia mengingatkan bahwa musuh terbesar dalam pelayanan publik sering kali bukan tantangan eksternal, melainkan ego pribadi yang dapat melahirkan sikap arogan, merasa paling benar, atau bertindak sewenang-wenang.

“Bukan hanya sekadar ritual pemotongan hewan, tetapi juga menghilangkan ego-ego dan sifat-sifat yang kurang baik, baik kesombongan maupun kesewenang-wenangan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi refleksi penting bahwa reformasi budaya kerja tidak cukup dilakukan melalui aturan dan prosedur semata, tetapi juga melalui pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.

Agus berharap momentum Iduladha mampu memperkuat semangat anggota Polantas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, tugas kepolisian akan berjalan lebih baik jika dijalankan dengan hati yang tulus dan niat pengabdian yang ikhlas.

“Kami mohon doa restu, semoga keikhlasan dan pengorbanan dalam rangka Hari Raya Kurban ini bisa membuat semangat anggota di lapangan untuk mengabdikan diri, terutama menjaga keamanan termasuk juga ketertiban lalu lintas,” katanya.

Di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, pesan Kakorlantas itu menjadi pengingat bahwa esensi pengabdian bukan hanya soal kewenangan, melainkan tentang kesediaan berkorban demi kepentingan yang lebih besar.

Bagi Agus, keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menegakkan aturan, tetapi juga dari kemampuannya menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui sikap yang humanis, rendah hati, dan penuh keikhlasan.

“Sehingga dengan hari kurban ini, kami mendapat berkah dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, ikhlas untuk mengorbankan diri kita demi menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Momentum Iduladha tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Di lingkungan Korlantas Polri, kurban dimaknai sebagai panggilan moral untuk terus memperbaiki diri, mengikis ego, dan menguatkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan masyarakat. (ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

BGN Kebut Program MBG, 29.400 Dapur Sudah Terverifikasi dan Siap Layani Jutaan Penerima Manfaat

JAKARTA, bharindo.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Badan Gizi Nasional…

20 jam ago

Dugaan Permainan Ekspor Sawit Terbongkar! Bareskrim Geledah Kantor dan Gudang Perusahaan, Dokumen Penting Disita

JAKARTA, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mulai mengusut dugaan praktik manipulasi…

20 jam ago

Tanah Abang Kembali Diguncang Peredaran Obat Keras, Polisi Sita 500 Butir Tramadol dan Tangkap Pengedar

JAKARTA, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan peredaran obat keras ilegal terus digencarkan aparat kepolisian. Kali ini,…

20 jam ago

Misteri WN Korea Selatan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi Mulai Terkuak, Polisi Amankan Terduga Pelaku

BEKASI, bhraindo.co.id – Kasus kematian seorang warga negara (WN) Korea Selatan yang ditemukan tewas bersimbah…

20 jam ago

Atap Sekolah atau Tambal Sulam? Proyek Rp1,3 Miliar SMPN 2 Dawuan Dihantui Dugaan Kejanggalan

MAJALENGKA, bharindo.co.id – Sebuah proyek rehabilitasi sekolah yang seharusnya menjadi simbol investasi masa depan pendidikan…

20 jam ago

Diduga Raup Rp950 Juta dari Modus Dapur MBG, BGN Dukung Polisi Bongkar Penipuan Berkedok Program Makan Gratis

JAKARTA, bharindo.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan Program…

20 jam ago