Categories: Gorontalo

Isa Lawani Sentil Perumda Tirta Limutu: SDM Gemuk, Layanan Teknis Mandek, Aset Rusak Terabaikan

Bharindo_Limboto. Politisi Golkar Gorontalo, Isa Lawani, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Limutu Kabgor. Menurutnya, perusahaan plat merah tersebut kini dibebani struktur sumber daya manusia (SDM) yang terlalu gemuk, namun justru minim fungsi teknis yang nyata bagi peningkatan kinerja oprasional usaha.

“Perumda ini bukan lembaga sosial. Harusnya dikelola profesional. Kalau SDM-nya banyak tapi tidak fungsional, ya wajar kalau aset rusak tidak tertangani dan layanan macet,” tegas Isa saat bincang bincang di Warkop EMI bawah menara limboto, Sabtu 24/5/2025

Isa Lawani, yang merupakan pensiunan polri tersebut juga menyoroti secara spesifik pos-pos pembiayaan yang dinilainya tidak rasional. Ia mencontohkan beban tenaga pengawas atau dewan pengawas yang jumlahnya terlampau banyak, ditambah lagi dengan sejumlah tenaga administrasi yang tidak jelas peran dan fungsinya.

“Dewan pengawas itu banyak, lalu ada lagi tenaga admin yang entah difungsikan untuk pengadministrasian apa. Ini pemborosan. Tidak ada relevansi antara jumlah SDM yang ditambah dan peningkatan kinerja teknis,” sindirnya.

Isa menilai ketidakseimbangan antara beban SDM dan output teknis telah menjerumuskan Perumda dalam persoalan operasional serius. Tak hanya perawatan infrastruktur yang terbengkalai, kemampuan finansial perusahaan pun kian tergerus oleh belanja pegawai yang tidak proporsional.

Parahnya lagi, membengkaknya struktur SDM juga berdampak langsung pada tidak optimalnya kerja para teknisi di lapangan. Minimnya alokasi anggaran untuk operasional teknis membuat banyak peralatan tak terawat dan fungsi teknis tidak berjalan maksimal.

“Saya prihatin dengan tenaga teknis lapangan. Mereka justru yang dibebani berbagai persoalan teknis di lapangan, tapi tidak dibarengi dengan dukungan pembiayaan yang memadai. Sementara mereka dituntut bekerja ekstra dengan kondisi yang tidak ideal,” ungkap Isa.

Yang lebih disayangkan, menurut Isa, pembengkakan struktur SDM ini kuat dugaan bukan murni kebutuhan perusahaan, melainkan hasil dari titipan kebijakan politik dan pejabat yang mengabaikan prinsip efisiensi usaha.

“Ini soal keberanian manajemen. Jangan biarkan perusahaan publik dijadikan tempat akomodasi kepentingan politik. Kalau terus seperti ini, Perumda bisa merugi dan bangkrut karena disusupi kebijakan yang tidak mempertimbangkan kesehatan keuangan usaha,” pungkasnya.

Isa Lawani pun mendesak dilakukan audit kelembagaan serta mereformasi atas struktur kerja dan fungsi di tubuh Perumda Tirta Limutu. Ia juga meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam terhadap potensi pemborosan yang dapat merugikan layanan masyarakat nantinya. (nnts***)

adminbharindo

Recent Posts

Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja

Jombang bharindo.co.id,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjadi narasumber dalam kegiatan penguatan…

11 jam ago

Pemkab Jombang Segel Tower BTS Tak Berizin, Baru 9 dari 314 Kantongi SLF

Jombang bharindo.co.id,– Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penyegelan terhadap sejumlah tower BTS yang belum mengantongi Sertifikat…

13 jam ago

Abah Warsubi Bupati Jombang Hadiahkan 5 Umrah Gratis untuk Pasukan Kebersihan

Jombang bharindo.co.id,- Pemerintah Kabupaten Jombang di bulan Ramadan yang penuh berkah menggelar tasyakuran atas pencapaian…

13 jam ago

Anggaran Cetak Kalender DPRD Jombang Patut Dipertanyakan

Jombang bharindo.co.id,- Setiap tahun DPRD Kabupaten Jombang selalu menerbitkan kalender, dan ini menjadi agenda rutin…

13 jam ago

Diduga Tanah Sitaan KPK di Desa Babakan Cuyu Digarap Secara Ilegal Selama 3 Tahun

Majalengka bharindo.co.id,- Tanah pertanian seluas hampir 4 atau 5 bau yang berada di Desa Babakancuyu…

13 jam ago

Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–25 Maret, Polri Siapkan 2.746 Posko dan Amankan 185.608 Objek

JAKARTA bharindo.co.id,- Polri resmi melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik…

1 hari ago