Oktober 6, 2026
Pengamanan Jalur Suporter Menuju GBK

BANDUNG, Bharindo.co.id — Polda Jawa Barat meningkatkan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi pergerakan suporter menuju Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menjelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand.

Wilayah Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Jakarta menjadi salah satu titik krusial dalam pengamanan. Jalur tersebut dinilai berpotensi menjadi lintasan pergerakan massa suporter dari berbagai daerah menuju Jakarta.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, tahapan final dan closing ceremony membutuhkan perhatian pengamanan yang lebih maksimal karena mobilitas massa diperkirakan meningkat.

“Justru pada tahapan final dan closing ceremony, potensi kerawanan perlu diantisipasi secara lebih maksimal,” ujar Hendra di Bandung, Senin (5/10/2026).

Hendra meminta seluruh jajaran meningkatkan deteksi dini terhadap potensi penumpukan massa maupun konvoi suporter yang bergerak dari sejumlah wilayah di Jawa Barat menuju Jakarta.

“Antisipasi secara khusus penumpukan dan pergerakan suporter sebelum, selama, dan setelah pertandingan. Lakukan deteksi dini terhadap potensi gesekan antarsuporter, provokasi, penggunaan flare, hingga aksi keributan,” katanya.

Menurut Hendra, pola pengamanan tidak boleh hanya berorientasi pada jalannya pertandingan selama 90 menit. Pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum pertandingan, saat pertandingan berlangsung, hingga seluruh rangkaian acara penutupan selesai.

Karena itu, seluruh jajaran Satgas Operasi Garuda Bakti 2026 di wilayah Jawa Barat diminta tetap berada dalam kondisi siaga. Personel juga diminta memperkuat pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya suporter maupun jalur pergerakan menuju Jakarta.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan mobilitas masyarakat dan suporter tetap berlangsung tertib. Deteksi dini menjadi salah satu kunci agar potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Polda Jabar juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel hingga seluruh rangkaian final dan closing ceremony benar-benar berakhir.

“Kami harap pada tahap akhir pelaksanaan Operasi Garuda Bakti 2026, personel yang disiagakan agar meningkatkan kesiapsiagaan dan tidak menganggap situasi sudah aman,” tegas Hendra.

Dengan pengamanan yang diperkuat dan koordinasi antarpersonel yang terus dilakukan, Polda Jabar berharap pergerakan suporter dari wilayah Jawa Barat menuju Jakarta dapat berlangsung aman dan kondusif.

Pengamanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 dapat dinikmati masyarakat dengan aman, tertib, dan tetap mengedepankan semangat sportivitas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *