Categories: LANGKAT

Jeritan Warga di Sekitar PLTU Pangkalan Susu: Dugaan Penjualan Limbah FABA Picu Ancaman Kesehatan dan Pertanian

LANGKAT, bharindo.co.id – Dugaan praktik penjualan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) oleh PLTU Pangkalan Susu kepada masyarakat memicu keresahan warga di sekitar wilayah operasional pembangkit. Sejumlah warga mengaku merasakan dampak buruk terhadap kesehatan, lingkungan, hingga sektor pertanian dan perikanan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Investigasi Media Bhayangkara Indonesia (BHARINDO) turun langsung ke lapangan untuk menghimpun informasi dari sejumlah warga di Dusun III, Desa Pintu Air, Kabupaten Langkat.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa limbah FABA diduga diperjualbelikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurut pengakuannya, sejak aktivitas tersebut berlangsung, sebagian warga mengeluhkan gangguan kesehatan seperti sesak napas, gatal-gatal pada kulit, hingga kerusakan material rumah akibat atap seng yang lebih cepat mengalami korosi.

“Kami merasakan dampaknya langsung. Selain kesehatan terganggu, seng rumah juga cepat kropos. CSR yang dijanjikan pihak manajemen PLTU pun sampai sekarang belum pernah kami rasakan,” ujar sumber kepada Tim Investigasi BHARINDO.

Warga juga menyayangkan sikap aparatur desa yang dinilai belum memberikan perhatian serius terhadap keluhan masyarakat.

Selain persoalan kesehatan, warga menduga keberadaan limbah dan aktivitas PLTU turut berdampak terhadap sektor pertanian. Petani di sekitar lokasi mengaku serangan hama wereng dan ulat batang semakin sering terjadi sehingga mengganggu produktivitas tanaman padi.

Mereka juga mengklaim bahwa saat musim hujan, kondisi air hujan diduga memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi sehingga memengaruhi kualitas lahan pertanian dan menyebabkan hasil panen tidak maksimal.

Di sektor kelautan, para nelayan kecil juga mengaku mengalami penurunan hasil tangkapan ikan. Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan pencemaran perairan akibat aktivitas operasional PLTU, termasuk dugaan pembuangan limbah cair ke laut.

Warga bahkan menduga limbah cair yang dibuang memiliki suhu mencapai sekitar 42 derajat Celsius. Dugaan tersebut, menurut warga, perlu ditelusuri lebih lanjut apakah telah memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat, instansi lingkungan hidup, serta aparat penegak hukum segera melakukan inspeksi dan pengawasan terhadap aktivitas pengelolaan limbah di PLTU Pangkalan Susu guna memastikan seluruh kegiatan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Warga juga menyinggung ketentuan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 19 Tahun 2021 terkait pengelolaan limbah serta regulasi mengenai baku mutu limbah cair yang harus dipatuhi oleh setiap kegiatan pembangkit listrik.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak Media BHARINDO telah berupaya melakukan konfirmasi kepada salah satu Humas PLTU Pangkalan Susu, Saudara Sawal. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi.

Media BHARINDO tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak manajemen PLTU Pangkalan Susu maupun instansi terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (iprs***)

adminbharindo

Share
Published by
adminbharindo

Recent Posts

Bhabinkamtibmas Polsek Aralle Perkuat Kemitraan dengan Warga dan Edukasi Pencegahan Pembakaran Lahan

POLRES MAMASA, bharindo.co.id — Upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek…

14 jam ago

Bhabinkamtibmas Polsek Pana Monitor Bakti Sosial, Pengobatan, dan Sunatan Gratis di Desa Masewe

POLRES MAMASA, bharindo.co.id — Bhabinkamtibmas Polsek Pana, Aipda Yoseph K.H., melaksanakan kegiatan sambang sekaligus pemantauan…

14 jam ago

Edukasi UU Lalu Lintas, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Mamasa Tekankan Kepatuhan Aturan Demi Mencegah Kecelakaan

MAMASA, bharindo.co.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum serta membangun budaya keselamatan berlalu lintas di…

14 jam ago

Hadir di Tengah Warga Sejak Pagi Hari, Sat Samapta Polres Mamasa Patroli Jaga Objek Wisata dan Persimpangan Strategis

MAMASA, bharindo.co.id – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitasnya, Satuan…

14 jam ago

Tim Gabungan Bergerak Cepat Kendalikan Karhutla di Dekat SMK Balabatu, Mamasa

MAMASA, bharindo.co.id — Tim gabungan yang terdiri atas unsur Kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, BPBD, dan…

14 jam ago

Polres Pamekasan Sosialisasikan Program Paham AI di SMAN 1 Pamekasan

PAMEKASAN, bharindo.co.id — Bharindo.co.id. Polres Pamekasan melalui Kasat Binmas melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Paham AI…

15 jam ago