September 19, 2026
WhatsApp Image 2026-08-21 at 20.07.19

BITUNG, bharindo.co.id – Semangat perjuangan para pendahulu Polri kembali menggema di Lapangan Upacara Polres Bitung, Jumat (21/8/2026). Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026, sekaligus mengobarkan kembali tekad seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh integritas, profesionalisme, serta semangat melayani masyarakat.

Upacara yang berlangsung khidmat mulai pukul 07.45 hingga 08.20 WITA itu diikuti Wakapolres Bitung Kompol JH. Daniel Korompis, S.E., para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres Bitung dari unsur Perwira, Bintara hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah AKP Nofri Sadia, S.Sos., S.H., sementara IPDA Adrian Maringka, S.H. dipercaya sebagai Komandan Upacara.

Salah satu momen paling sakral dalam upacara tersebut adalah pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Kapolres Bitung. Pembacaan itu menjadi pengingat sejarah perjuangan Polisi Istimewa yang dipimpin Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin pada 21 Agustus 1945 di Surabaya, saat menyatakan kesetiaan penuh kepada Republik Indonesia yang baru saja merdeka.

Sejarah singkat Hari Juang Polri juga dibacakan oleh IPTU Balado, mengingatkan seluruh peserta bahwa institusi Polri lahir dari semangat patriotisme, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Kapolres Bitung menegaskan bahwa Hari Juang Polri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai fondasi pengabdian Polri masa kini.

“Hari Juang Polri menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pendahulu yang telah menunjukkan keberanian serta kesetiaan kepada Republik Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus kita lanjutkan melalui pengabdian yang tulus, pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang profesional, serta kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga marwah institusi dengan bekerja sepenuh hati dan menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan Hari Juang Polri sebagai pengingat bahwa menjadi anggota Polri adalah sebuah amanah. Kita harus hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan hati, bekerja secara profesional, serta senantiasa menjaga nama baik institusi dan kehormatan sebagai Bhayangkara,” lanjutnya.

Peringatan Hari Juang Polri 2026 menjadi penegasan komitmen Polres Bitung untuk terus mengimplementasikan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta pelayanan yang humanis, Polres Bitung bertekad terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman, nyaman, dan kondusif di Kota Bitung.

Hari Juang Polri bukan hanya mengenang sejarah lahirnya keberanian Polisi Republik Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Semangat yang diwariskan para pendahulu Bhayangkara harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian anggota Polri, sehingga kehadiran polisi benar-benar menjadi solusi, pelindung, dan harapan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman. (eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *