MANADO, bharindo.co.id – Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi bersama personel Polda Sulawesi Utara di Lapangan Apel Mapolda Sulut, Senin (3/8/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menekankan agar seluruh satuan kerja segera menindaklanjuti setiap temuan hasil Audit Kinerja sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. Menurutnya, penyelesaian tindak lanjut audit merupakan bentuk komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel dan profesional.
Selain itu, Kapolda menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, terutama kemungkinan terjadinya pertikaian antarkampung, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga dinamika keamanan yang diperkirakan meningkat menjelang akhir tahun.
Kapolda juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas melalui pelaksanaan patroli rutin, deteksi dini, penguatan analisis intelijen, serta koordinasi lintas fungsi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Kapolda turut meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran di kawasan permukiman. Kebersihan markas komando dan area pelayanan publik juga menjadi perhatian agar masyarakat memperoleh pelayanan yang nyaman dan representatif.
Di bidang penegakan hukum, Kapolda menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas, termasuk proses penyidikan serta pemberian izin penggunaan senjata api, wajib dilaksanakan secara profesional, transparan, sesuai prosedur, dan penuh tanggung jawab.

Melalui arahan tersebut, Kapolda Sulawesi Utara berharap seluruh personel semakin disiplin, responsif, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Utara, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman, khususnya menjelang berbagai agenda nasional dan daerah yang akan datang. (eds***)
