September 21, 2026
image - 2026-07-30T215833.527

PAGAR ALAM, bharindo.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Komitmen tersebut ditegaskan Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Lapangan Mapolres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

Apel tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, Ludi Oliansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat Kota Pagar Alam.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa paradigma keberhasilan Polri saat ini tidak lagi hanya diukur dari banyaknya kasus kejahatan yang berhasil diungkap, tetapi dari kemampuan mencegah tindak kejahatan sebelum terjadi melalui pendekatan preventif, edukasi, dan penguatan kesadaran masyarakat.

“Kita tidak lagi sekadar bangga karena dapat mengungkap kasus kejahatan. Kebanggaan yang sebenarnya adalah ketika kita mampu mencegah kejahatan tersebut terjadi melalui edukasi dan perubahan pola pikir. Bangunlah komitmen bersama yang kokoh, jangan biarkan segala bentuk gangguan keamanan terjadi di Kota Pagar Alam,” tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel Polres Pagar Alam agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, peka terhadap setiap keluhan warga, serta memberikan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan berkeadilan.

Menurutnya, menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

“Polri tidak membutuhkan Superman, tetapi membutuhkan Super Team. Juragan kita adalah rakyat. Polri berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi besar Kota Pagar Alam di sektor pertanian dan pariwisata akan berkembang optimal apabila didukung oleh situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan implementasi nyata dalam memperkuat ketahanan sosial melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, Sabuk Kamtibmas bukan sekadar program seremonial, tetapi merupakan ikatan nyata antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi seluruh elemen menjadi kekuatan bersama untuk menutup ruang bagi berbagai bentuk kejahatan serta menangkal segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan kerukunan di Bumi Besemah,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas, Polda Sumatera Selatan berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi terus terbangun dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergi yang terjalin antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam.

Semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Nyago Kota Pagar Alam, Aman Bae!” menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *