Maret 9, 2026
image (16)

PALEMBANG bharindo.co.id – Pernyataan mengejutkan datang dari Listyo Sigit Prabowo. Kapolri itu secara terbuka meminta buruh dan pengemudi ojek online (ojol) untuk ikut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia.

Dalam sebuah apel besar bertajuk “Ojol dan Buruh Kamtibmas Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Minggu (8/3/2026), Sigit menegaskan bahwa buruh dan ojol bukan sekadar pekerja, tetapi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional.

“Buruh dan pengemudi ojek online senantiasa membersamai Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif,” tegas Sigit di hadapan ribuan peserta apel.

Namun yang paling menyita perhatian adalah ketika Kapolri meminta mereka menjadi “sabuk kamtibmas” — istilah yang menggambarkan peran masyarakat sebagai lapisan pengaman sosial di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.

Menurut Sigit, jika seluruh elemen masyarakat bersatu, stabilitas keamanan nasional akan lebih kuat. Ia juga menekankan bahwa sinergi antara masyarakat dan Polri menjadi salah satu kunci penting menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

“Teruslah menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga ketertiban serta keamanan,” ujarnya.

Seruan ini langsung memantik berbagai reaksi. Sebagian melihatnya sebagai langkah strategis memperkuat partisipasi masyarakat, sementara yang lain mempertanyakan seberapa besar peran nyata yang akan diberikan kepada buruh dan ojol dalam sistem keamanan nasional.

Yang jelas, pesan Kapolri kali ini sangat tegas:
Polri tidak bisa bekerja sendiri—rakyat harus ikut menjaga keamanan negara. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *