Categories: POLDA SULSEL

Kasus Pengeroyokan di Tamalanrea Janggal, Otak Pengeroyokan Diduga Dilepas Polisi

SULSEL, Bharindo.co.id – Berawal dari Nurma Dg Ngasseng (46) bersama anaknya Sitti Mufliha (18) belanja di Toko Maxi Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (2/9) untuk keperluan salah seorang anak nya yang rencana mau pindah rumah.

Ketika, belanjaannya sudah selesai di kasir, dia menunggu barang barangnya di Packking oleh karyawan toko Maxi. Namun, setiap tiba giliran barangnya mau di bungkus (diikat packing) karyawati bernama “Ts” yang kebetulan tetangga Nurma, selalu meminggirkan, hingga ‘Ts’ beranjak dan meninggalkan barangnya.

“Ts itu tetangga saya, kenapa barang saya tidak dikerja. Barang orang lain yang dia kerjakan. Saya tidak pernah bermasalah dengannya. Kenapa dia jadi sombong sekali,” keluh Nurma kepada teman kerja Ts, ketika hendak meninggalkan toko Maxi.

Malamnya, Ts memanggil Ibu dan saudara lelakinya mendatangi Nurma, akibat informasi yang diperoleh Ts dari teman yang diajak bicara Nurma di toko Maxi.

‘Perang’ mulut terjadi dan berakhir dengan pengeroyokan dan perkelahian tak seimbang sebagai beladiri dari Nurma yang anaknya juga ikut dicekik dan dianiaya oleh para pengeroyok.

Anak Nurma, Sitti Mufliha, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit dan di opname (rawat nginap) sekitar seminggu.

Sementara saling lapor atau ‘split’ lanjut ke Polsek Tamalanrea. Anehnya, Penyidik justru menahan Nurna selaku korban yang didatangi untuk dikeroyok. Sementara Ts dilepas. Hanya ibu dan saudara lekaki Ts yang ditahan.

Padahal Ts sebagai sumber masalah, jelas berniat mengeriyok karena mengajak lebih dari satu orang mendatangi dan mengamiaya korban.

Menurut keluarga Nurma, H.Arifin Gassing kepada Wartawan, dia sempat mempertanyakan masalah ini ke Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Juriadi. Menurut Kanit, katanya, tidak ditahannya Ts karena tidak cukup bukti.

“Saya protes karena saksi Ts seolah berat sebelah dan mungkin keluarganya. Saya lalu ajukan saksi saksi atas keterlibatan Ts ikut menganiaya.” Cerita H.Arifin yang sehari harinya dikenal sebagai Bendahara Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Polrestabes Makassar.

“Saya penasaran, kenapa Ts belum ditangkap juga, padahal minimal, Ts turut bersama sama pelaku melakukan tindak pidana”, keluh Pak Haji yang akrab dipanggil Karaeng Gassing ini, sambil mengungkapkan, kini pihak pengeroyok berusaha mau damai.

“Saya dengar dari Nurma, dia memasang angka tinggi sebagai isyarat tanda penolakan, kecuali Ts ikut ditahan juga.

Terkait itu awak media telah berupaya mengkonfirmasi hal itu ke Kapolsek Tamalanrea, AKP Mustari Alam, Melalui pesan WhatsApp miliknya, Selasa siang (15/9). Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resminya. (Tims***)

adminbharindo

Recent Posts

BUKAN SEKADAR RAPAT SEREMONIAL! KADES HAJI AHMAD MUNAWAR TEKANKAN INTEGRITAS, DISIPLIN APARATUR DAN PERAN BPD HINGGA RT/RW UNTUK KEMAJUAN DESA SUMBERSARI

KABUPATEN BANDUNG, BHARINDO.co.id – Komitmen membangun pemerintahan desa yang berintegritas, profesional, dan berpihak kepada kepentingan…

13 jam ago

TIGA KASUS DIGITAL TERBONGKAR! POLRES TEBING TINGGI UNGKAP PENYEBARAN VIDEO VULGAR DAN JARINGAN PROMOSI JUDI ONLINE, SEJUMLAH TERSANGKA DIAMANKAN

TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Ruang digital kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polres Tebing…

13 jam ago

CEGAH KECELAKAAN DAN KEMACETAN, SATLANTAS POLRES TEBING TINGGI TURUN KE JALAN! OPS PATUH TOBA 2026 PERKETAT PENGAWASAN LALU LINTAS

TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar terus dilakukan…

13 jam ago

78 PELAJAR SERBU LAYANAN SIM DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSOBO! SATLANTAS POLRES WONOSOBO TANAMKAN DISIPLIN BERLALU LINTAS SEJAK DINI

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Upaya membangun generasi muda yang sadar hukum dan disiplin berlalu lintas terus…

13 jam ago

GURU TAK HANYA MENDIDIK, TETAPI JUGA PEDULI RAKYAT! PGRI KEPIL GELAR SARASEHAN GURU ABAD 21, BAGIKAN 100 PAKET SEMBAKO DAN GELAR PENGOBATAN GRATIS

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Semangat pengabdian para pendidik tidak hanya diwujudkan melalui ruang kelas. Persatuan Guru…

13 jam ago

TAK PERLU JAUH-JAUH KE KANTOR POLISI! SATLANTAS POLRES WONOSOBO TERBITKAN 26 SIM LANGSUNG DI KAWASAN DIENG

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Terobosan pelayanan publik kembali ditunjukkan Satlantas Polres Wonosobo. Tak ingin masyarakat kesulitan…

13 jam ago