Categories: Daerah

Kelangkaan BBM mulai terjadi, Polisi dan Disperindag di minta turun tangan

Bharindo Mimika,- BBM bersubsidi jenis pertalite dan Solar yang di salurkan oleh SPBU yang berada di kota timika sangat di sayangkan tidak tersalur dengan baik walaupun pertamina telah menerapkan sistem barkot/Kupon BBM untuk adanya pembatasan dalam pembelian namun hal ini sangat di sayangkan karena ada pedagang/pengecer yang sengaja bermain mata dengan pihak penyalur(karyawan SPBU).

Kelangkaan BBM Bersubsidi terlihat mulai terjadi di sejumlah SPBU yang berada di kota Timika mengakibatkan antrian panjang dan hal ini sangat mengganggu arus lalu lintas pada saat melintasi depan SPBU.

Kupon/barkot yang di khususkan Pemerintah daerah bagi Suku atau masyarakat lokal yang membutuhkan dan berdomisili jauh dari SPBU agar dapat membeli dengan jumlah banyak mengingat besarnya biaya transportasi untuk sampai ke tempat tujuan , akan tetapi barkot/kupon tersebut sengaja di urus menggunakan KTP masyarakat Lokal namun tidak di gunakan oleh mereka akan tetapi di gunakan oleh pedagang yang nantinya di berikan imbalan pada saat barkot/kupon telah jadi, di minta kepada Dinas Disperindag dan Instansi terkait yang mengeluarkan Barkot/Kupon tersebut agar dapat mengawasi penyaluran BBM bersubsidi di SPBU yang sudah di tentukan oleh Pemda kota mimika.

Diharapkan kepada pihak Kepolisian maupun Disperindag kota Mimika agar dapat turun ke SPBU untuk mengawasi para pedagang/pengecer yang memiliki barkot/kupon lebih dari 1 barkot sehingga mereka bisa dengan bebas membeli BBM berulang-ulang di SPBU yang berbeda, sehingga penyaluran BBM bersubsidi
Terlihat lebih cenderung ke pengecer/pedagang BBM nakal.
Banyak kendaraan yang telah merubah atau sudah di modifikasi Tangki BBM sehingga dapat membeli dalam jumlah banyak hal itu terjadi baik kendaraan roda 2 maupun roda 4,hal ini sangat di sayangkan karena terlihat jelas ada pembiaran oleh pihak kepolisian maupun Disperindag karena selama ini tidak ada tindakan tegas yang di lakukan oleh pihak-pihak terkait
pada saat penyaluran BBM subsidi.

Antrian panjang tersebut terpantau jelas banyak pengecer/pedagang BBM bersubsidi yang mengantri,diminta kepada pihak Kepolisian dan Disperindag agar dapat menindak tegas pelaku pengecer/pedagang yang ikut mengantri BBM bersubsidi bukan untuk di gunakan untuk kepentingan pribadi tetapi di jual kembali ke masyakat.

adminbharindo

Recent Posts

KHIDMAT & PENUH BERKAH! BRIMOB JATIM GELAR DOA BERSAMA DAN KHOTMIL QUR’AN SAMBUT RAMADHAN 1447 H

bharindo.co.id Kediri,- 16 Februari 2026 – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Asy-Syuhada Kompi…

1 jam ago

Polres Purbalingga Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Lokasi Terdampak Banjir

bharindo.co.id Purbalingga,- Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum secara simbolis meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi…

1 jam ago

“Haidar S. Lakoro: Ramadan 1447 H Momentum Sucikan Hati dan Raih Kemenangan Hakiki!”

bharindo.co.id Jakarta,- Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia , Haidar S Lakoro, S.Pd., S.H., M.H., CLSDP, CCLP,…

1 hari ago

“Pesan Tegas Kapolri di Awal Ramadan! Ajak Personel & Masyarakat Perkuat Empati dan Pengabdian”

bharindo.co.id Jakarta,-  Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat menunaikan…

1 hari ago

“Buronan Narkoba Internasional Diciduk di Kualanamu! Pengendali Jaringan Global Tumbang di Tangan Bareskrim”

bharindo.co.id Jakarta,-  Pelarian panjang Supriadi alias Adi T akhirnya berakhir dramatis di Bandara Internasional Kualanamu.…

1 hari ago

“Gelombang PHK Mengancam? Kapolri Perintahkan Desk Ketenagakerjaan Polri Siaga Total Dampingi Buruh!”

bharindo.co.id Tanggerang,- Di tengah bayang-bayang isu pemutusan hubungan kerja (PHK), Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan…

1 hari ago