November 30, 2025
796cf27a-bfbf-4331-8c94-444b203c8f3e

Bharindo Jakarta,- Kementerian Transmigrasi RI (Kementrans) memberangkatkan 306 peserta komponen cadangan (komcad) dari kalangan masyarakat transmigran lokal untuk mengikuti pelatihan militer dasar di Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat, Bandung.

Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan kembali ke daerah masing-masing untuk memperkuat pertahanan wilayah, baik dalam situasi darurat perang maupun bencana alam.

“Setelah lulus, mereka akan dilantik dengan pangkat sesuai tingkat pendidikan. Lulusan SMP akan menjadi tamtama, lulusan SMA menjadi bintara, dan lulusan sarjana akan dilantik sebagai perwira,”kata Iftitah dalam keterangan yang dikutip, Rabu, 24 September 2025.

Iftitah menegaskan, pembentukan komcad bukanlah upaya menumbuhkan militerisme, melainkan amanat konstitusi sesuai Pasal 30 UUD 1945 tentang Bela Negara.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa transmigrasi tidak hanya terkait dengan perpindahan penduduk, tetapi juga pembangunan komunitas yang tangguh.

Dalam pelaksanaannya, Kementrans bekerja sama dengan Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan untuk membentuk satu batalion komcad dari unsur transmigrasi. Selain masyarakat, pegawai Kementrans juga akan dilibatkan untuk mempererat ikatan dengan para transmigran.

Lebih dari 93 persen peserta komcad gelombang pertama ini tercatat sebagai transmigran lokal. Dengan demikian, Iftitah memastikan tidak ada potensi gesekan budaya di wilayah penempatan.

“Jangan dibayangkan mereka ini didominasi pendatang dari Jawa. Mayoritas adalah masyarakat lokal yang memang bagian dari komunitas transmigrasi. Karena itu, kita harapkan bisa memperkuat ketahanan di daerah masing-masing,” tegasnya.

Peserta komcad gelombang pertama berasal dari berbagai daerah, di antaranya Papua Selatan (27 orang), Kalimantan Tengah–Sukamara (68), Lampung (32), Sulawesi Barat (34), Sumba Timur (50), Buton Utara (20), hingga Aceh (15). Dari Pulau Jawa, tercatat Jawa Barat (2), Jawa Tengah (2), Jawa Timur (3), dan Banten (1).

Animo masyarakat terhadap program ini disebut cukup tinggi. Kementrans pun menyiapkan gelombang kedua yang akan berlangsung dalam dua pekan mendatang.

“Banyak transmigran yang meminta agar dibuka kesempatan tambahan setelah mendengar adanya seleksi komcad. Karena itu, gelombang kedua akan segera dibuka,”tuturnya. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *