Februari 10, 2026
WhatsApp Image 2026-02-09 at 11.59.43

bharindo.co.id Surabaya,— Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan pers untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kebenaran. Hal tersebut ditegaskan Kepala Perwakilan  Jawa Timur Media Bhayagkara Indonesia  (bharindo.co.id) Aditya Argatama Affaridho S.m, dalam pernyataannya menyambut HPN 2026.

Aditya menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai pilar penting demokrasi yang berfungsi menjaga nurani publik melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Pers adalah pilar penting demokrasi yang menjaga nurani publik melalui informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik di era digital semakin kompleks. Kecepatan informasi yang tinggi harus diimbangi dengan kecermatan, integritas, serta ketaatan pada kode etik jurnalistik, agar pers tetap dipercaya masyarakat.

“Di era digital yang penuh tantangan, insan pers dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cermat, berintegritas, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aditya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers di Indonesia yang terus berjuang menghadirkan kebenaran, mengawal kepentingan rakyat, serta memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik nasional.

Ia berharap, peringatan Hari Pers Nasional 2026 dapat menjadi pemicu semangat bagi pers Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Semoga pers Indonesia semakin profesional, independen, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan demokrasi serta pembangunan nasional,” pungkasnya.

Peringatan HPN 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun bangsa yang demokratis, berkeadilan, dan beradab. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *