Categories: POLDA JAMBI

Korban Tewas Kecelakaan Mudik di Jambi Turun Signifikan pada 2026

JAMBI, bharindo.co.id – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi mencatat penurunan signifikan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny, Kamis (26/3/2026), mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas turun dari tujuh orang pada tahun 2025 menjadi dua orang pada tahun 2026.

“Penurunan ini menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas selama periode mudik,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 32 kejadian kecelakaan selama operasi berlangsung. Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka berat, dan 49 orang luka ringan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp124,1 juta.

Kombes Pol Adi Benny menjelaskan, arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Siginjai 2026 secara umum berjalan lancar, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah jalur utama.

“Secara umum arus lalu lintas termonitor lancar dan tetap terkendali, tanpa kemacetan berarti,” jelasnya.

Meski demikian, petugas masih menemukan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh para pemudik. Selama operasi, tercatat sebanyak 1.414 teguran diberikan kepada pelanggar. Pelanggaran didominasi oleh kelengkapan administrasi pengemudi dan kendaraan, serta muatan berlebih yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Pelanggaran yang dominan adalah terkait kelengkapan administrasi serta muatan kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan,” tambahnya.

Sementara itu, Jasa Raharja Wilayah Jambi juga mencatat tren serupa. Meskipun jumlah kejadian kecelakaan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, angka korban meninggal dunia justru menurun drastis.

Pada tahun 2026 tercatat 29 kejadian kecelakaan, meningkat 163,6 persen dibandingkan 11 kejadian pada tahun 2025. Namun, jumlah korban meninggal dunia turun menjadi dua orang atau menurun sebesar 71,4 persen.

Dari dua korban tersebut, satu korban telah menerima santunan, sementara satu korban lainnya ditangani oleh Kantor Cabang Bogor sesuai domisili ahli waris.

Pihak kepolisian bersama Jasa Raharja dan para pemangku kepentingan lainnya terus mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diminta mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kelengkapan dokumen kendaraan sebelum bepergian.

Penurunan angka korban meninggal dunia ini diharapkan menjadi sinyal positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat serta optimalnya respons aparat di lapangan dalam menjaga keselamatan selama arus mudik dan balik. (dns***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

2 hari ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

2 hari ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

2 hari ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

2 hari ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

2 hari ago