Categories: KORLANTAS

Korlantas Polri Gencarkan Edukasi ODOL, Penertiban Dimulai 1 Januari 2027

JAKARTA, bharindo.co.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengedepankan pendekatan humanis dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi dan edukasi terkait kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL). Langkah ini merupakan bagian dari program Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Pelaksanaan sosialisasi dilakukan atas arahan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya sebagai bentuk kesiapan menjelang pemberlakuan penertiban kendaraan ODOL yang direncanakan mulai 1 Januari 2027.

Kegiatan berlangsung di KM 29 A Tol Jakarta–Cikampek, Kamis (9/7/2026), dengan melibatkan Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sosialisasi dipimpin Kasubditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan dengan sasaran para pengemudi truk dan pelaku usaha angkutan barang.

Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi ketentuan dimensi kendaraan dan kapasitas muatan. Korlantas menegaskan bahwa kendaraan yang beroperasi sesuai spesifikasi teknis memiliki peran penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, melindungi keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya, sekaligus mengurangi kerusakan infrastruktur akibat kendaraan bermuatan berlebih.

“Kami berkolaborasi dengan Dishub, Jasa Marga, Jasa Raharja, dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para pengemudi kendaraan truk agar lebih memberikan perhatian terhadap kendaraan Over Dimensi maupun Over Load,” ujar Kombes Pol. Ruben.

Ia menjelaskan, sosialisasi ini merupakan tahap edukasi sebelum kebijakan penertiban diberlakukan secara penuh pada awal tahun 2027. Karena itu, para pengemudi diminta mulai menyesuaikan pola operasional dengan ketentuan yang berlaku dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

Selain menyasar para sopir, Korlantas Polri juga mengimbau para pemilik dan pengusaha angkutan barang agar segera melakukan normalisasi terhadap kendaraan yang telah dimodifikasi menjadi over dimensi. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh armada memenuhi standar keselamatan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kepada para pengusaha, kami mengimbau agar menormalisasikan kendaraan yang sudah terlanjur dibuat over dimensi sehingga nantinya dapat memenuhi ketentuan yang berlaku,” tegas Kombes Pol. Ruben.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Belum ada penegakan hukum yang dilakukan, karena Korlantas memberikan kesempatan kepada para pengusaha dan pengemudi untuk mempersiapkan diri sebelum kebijakan diterapkan secara efektif pada 1 Januari 2027.

Pendekatan humanis yang dilakukan Korlantas Polri mendapat respons positif dari para sopir truk. Mereka menilai kebijakan penertiban kendaraan ODOL merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Namun, mereka berharap perusahaan angkutan juga turut menyesuaikan kebijakan operasional agar pengemudi tidak lagi dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas.

Salah seorang sopir truk, Sutrisno, mengaku para pengemudi pada dasarnya ingin mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami ingin tertib aturan juga. Kami berharap semoga perusahaan bisa memahami aturan yang berlaku,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ade Irawan, sopir pengangkut minyak goreng rute Jakarta–Bandung. Menurutnya, besarnya muatan sepenuhnya ditentukan oleh perusahaan, sedangkan sopir hanya menjalankan tugas.

“Saya maunya muatannya enteng, tapi bagaimana lagi, bos yang menentukan. Kami ingin tertib, tetapi kami juga harus mengikuti aturan perusahaan,” katanya.

Ade berharap sosialisasi yang dilakukan Korlantas Polri dapat menjadi momentum bagi perusahaan angkutan untuk segera menyesuaikan kebijakan operasional sesuai regulasi pemerintah.

“Mudah-mudahan bos saya menyetujui untuk mengikuti aturan. Semoga ke depan semuanya bisa menyesuaikan,” harapnya.

Di sela-sela kegiatan, Korlantas Polri juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada para sopir truk sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari para pengemudi.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi yang sudah memberikan sembako. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dekat dengan masyarakat,” ucap Ade.

Apresiasi serupa disampaikan Sutrisno yang mengaku senang atas perhatian yang diberikan kepada para sopir.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi yang sudah memberikan sembako kepada kami para sopir. Semoga Polri semakin melayani masyarakat,” katanya.

Melalui program Gakkum Humanis, Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan pendekatan persuasif dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha angkutan, dan para pengemudi diyakini menjadi kunci keberhasilan implementasi penanganan kendaraan Over Dimensi dan Over Load demi keselamatan seluruh pengguna jalan. (azs***)

adminbharindo

Recent Posts

Wakapolri Tutup Pendidikan Akpol Angkatan ke-58, 282 Capaja Siap Mengabdi untuk Negeri

SEMARANG, bharindo.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin Upacara…

11 jam ago

2.058 Atlet Ramaikan Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026, Korbrimob Turunkan Atlet Terbaik

TANGERANG SELATAN, bharindo.co.id – Semangat sportivitas, disiplin, dan persatuan mewarnai pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri…

11 jam ago

Turnamen Mini Soccer JABIR Cup III Open Labuhanbatu Resmi Di Buka

Labuhanbatu, bharindo.co.id - Turnamen Open Mini Soccer Jabir Cup III resmi dibuka di lapangan Dusun…

11 jam ago

Diduga Pembangunan TPS3R di Wonosobo Tidak Sesuai SOP, Tim KJN Minta Aparat dan Kementerian Lakukan Investigasi

WONOSOBO, bharindo.co.id – Tim KJN mengungkap hasil investigasi lapangan terkait pelaksanaan Program Tempat Pengolahan Sampah…

11 jam ago

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar dari Bascam Gunung Prau Hingga Pasar pagi

Wonosobo, bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Perancis…

11 jam ago

Penyerahan Bantuan Benih Jagung dari Kementerian Pertanian Melalui Polres Jombang Kepada Kelompok Tani di Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang

Jombang, bharindo.co.id - Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR yang diwakili oleh Kapolsek…

11 jam ago