SEMARANG, bharindo.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 di Kompleks Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026). Sebanyak 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Polri resmi menuntaskan pendidikan selama tiga tahun dan siap mengemban amanah sebagai garda terdepan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan semangat pengabdian seluruh Capaja selama menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat membacakan amanat Kapolri.
Kapolri juga memberikan penghargaan kepada para Capaja yang berhasil meraih prestasi terbaik, di antaranya penerima predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, serta Srikandi Cendekia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik, kepribadian, kepemimpinan, dan kemampuan selama menjalani pendidikan.
Namun demikian, Kapolri mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mengharumkan nama baik institusi Polri dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas dan kehormatan, serta mengharumkan nama baik institusi,” pesan Kapolri melalui Wakapolri.
Sementara itu, kepada para Capaja yang belum memperoleh penghargaan khusus, Kapolri berpesan agar tetap optimistis dan tidak kehilangan semangat. Menurutnya, perjalanan pengabdian yang sesungguhnya baru akan dimulai setelah mereka resmi dilantik sebagai perwira Polri.
“Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar,” lanjut Wakapolri.
Taruna Akademi Kepolisian Angkatan ke-58 mengusung nama batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita dan terdiri dari 282 Capaja, yakni 249 taruna dan 33 taruni. Selama tiga tahun pendidikan, mereka dibekali kemampuan akademik, keterampilan kepolisian, kepemimpinan, serta pembentukan karakter sebagai bekal menjalankan tugas sebagai perwira pertama Polri.
Penutupan pendidikan ini menjadi tonggak penting sebelum para Capaja memasuki fase pengabdian kepada masyarakat. Pimpinan Polri berharap seluruh calon perwira mampu mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas, menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan kepada masyarakat.
Dengan selesainya pendidikan Akpol Angkatan ke-58, Polri kembali menambah kekuatan sumber daya manusia yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Diharapkan para perwira muda tersebut mampu menjadi Bhayangkara yang adaptif, profesional, dan Presisi dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (rswnts***)
JAKARTA, bharindo.co.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengedepankan pendekatan humanis dalam mewujudkan keselamatan…
TANGERANG SELATAN, bharindo.co.id – Semangat sportivitas, disiplin, dan persatuan mewarnai pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri…
Labuhanbatu, bharindo.co.id - Turnamen Open Mini Soccer Jabir Cup III resmi dibuka di lapangan Dusun…
WONOSOBO, bharindo.co.id – Tim KJN mengungkap hasil investigasi lapangan terkait pelaksanaan Program Tempat Pengolahan Sampah…
Wonosobo, bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Perancis…
Jombang, bharindo.co.id - Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR yang diwakili oleh Kapolsek…